TRIBUNHEALTH.COM - Menjaga berat badan ideal adalah cara agar tubuh tetap sehat.
Banyak yang berusaha menurunkan dan menjaga berat badan sehat.
Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah memperhatikan makanan yang dikonsumsi.
Konsumsi makanan seimbang dengan banyak sayur jadi salah satu cara mudah dan efektif menjaga berat badan.
Banyak sayur rendah kalori, tinggi air dan serat yang mengenyangkan lebih lama.
Selain itu, sayuran juga kaya akan vitamin, mineral dan senyawa lain yang bagus untuk kesehatan.
Dilansir dari Health, berikut daftar sayur yang cocok untuk menurunkan berat badan:
1. Asparagus

Baca juga: Fakta-fakta Kesehatan Susu Kedelai, Alternatif Pengganti Susu Sapi
Tak hanya rendah kalori, asparagus juga tinggi serat. Serat berperan penting dalam menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan pencernaan.
2. Kubis Brussel

Kubis Brussel tergolong sayur rendah kalori dan tinggi serat.
Selai9n itu, satur ingin juga mengandung glukosimolat yang bersifat sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker dan penyakit kronis lain.
3. Bayam

Bayam merupakan sayur rendah kalori, menghidrasi dan bergizi. Sayur ini mengandung protein, kalori, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.
4. Kembang Kol

Kembang kol mengandung serat, protein, vitamin C dan juga kalori. Sayir ini juga tinggi sterol/stanol yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan fungsi endotel, yang penting bagi kesehatan jantung.
Baca juga: Kenali 7 Makanan Tinggi Kolesterol yang Bisa Memengaruhi Kesehatan
5. Wortel

Wortel ternyata juga rendah kalori dan serat. Selain itu, wortel juga kaya akan antioksidan karotenoid.
Sebuah penelitian telah mengaitkan kadar beta-karoten yang lebih tinggi dalam darah dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, kanker dan kematian.
6. Paprika

Sayur rendah kalori berkutnya ialah paprika. Selain itu, paprika juga tinggi nutrisi, termasuk serat dan vitamin C.
Konsumsi vitamin C lebih tinggi telah dikaitkan dengan perbaikan IMT jangka pendek, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara vitamin C dan penurunan berat badan.
7. Timun Jepang

Zucchini atau timun jepang mengandung kalori, protein dan juga serat.
Selain itu, timun jepang juga mengandung antioksidan lutein dan zeacanthin yang mendukung kesehatan penglihatan.
Baca juga: 13 Makanan Bernutrisi agar Kulit Sehat dan Glowing, Coba Konsumsi Rutin Ya!
8. Buncis

Buncis efektif menurunkan berat badam berkat kandungan protein, kalori dan seratnya yang mengenyangkan.
9. Kubis

Kubis memiliki peran penting dalam pola makan sehat. Sayur ini mengandung serat, protein dan kalori.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sayuran seperti kubis dan brokoli mampu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
10. Edamame

Meski kandungan kalorinya sedikit lebih tinggi dibandingkan sayur lain, edamame merupakan sumber serat dan protein yang baik.
Edamame mengandung kalori, protein dan juga serat.
Sebuah penelitian telah mengaitkan diet tinggi protein dengan penurunan berat badan dan pencegahan obesitas, serta penyakit terkait obesitas.
11. Bit

Bit tergoling sayur rendah kalori dan kaya akan beragam nutrisi. Bit menyediakan kalori, protein dan serat.
Selain itu, bit merupakan sumber nitrat dan mengandung antioksidan kuat yang disebut betalain yang mampu melindungi dari penyakit jantung, obesitas, kanker dan penyakit kronis lain terkait peradangan dan radikal bebas.
12. Brokoli

Baca juga: Salmon untuk Bayi, Amankah? Ini Fakta dan Manfaat yang Perlu Diketahui Orangtua
Brokoli, sayuran hijau yang rendah kalori namun tinggi serat dan protein.
Sayuran ini juga kaya akan citamin C, K dan folat yang penting untuk pertumbuhan janin selama kehamilan.
13. Ubi Jalar

Meski kandungan karbohidratnya lebih tinggi dibandingkan sayuran lain, ubi jalar bisa dijadikan menu diet seimbang untuk menurunkan berat badan.
Ubi jalar menyediakan serat, protein, kalori, karotenoid dan senyawa lain yang membantu melawan peradangan, mendukung kesehatan jantung, meningkatkan fungsi kognitif, serta melundungi dari kanker.
Kestrak karotenoid terbukti mampu cegah penumpukan lemak, mengurangi pertambahan berat badan, dan menormalkan akdar trigliserida.
Cek artikel dan berita kesehatan lain di
(TribunHealth.com)