TRIBUNHEALTH.COM - Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi untuk mendukung kehamilan sehat dan janinnya.
Salah satu makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil adalah timun.
Timun untuk ibu hamil punya beragam nutrisi yang tidak hanya mampu menjaga kesehatan ibu hamil, tapi juga mendukung perkembangan janin.
Selain itu, timun juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin B6, vitamin C, vitamin K, kolin, beta-karoten, hingga antioksidan untuk menjaga kesehatan tubuh ibu hamil dan janin.
Baca juga: 6 Ciri-ciri Ibu Hamil Kurang Asam Folat, Salah Satunya Mudah Lemas dan Lelah

Alasan Timun Bagus Dikonsumsi Ibu Hamil
Berikut ini beberapa alasan mengapa ibu hamil harus mengonsumsi timun saat kehamilannya.
1. Mencegah dehidrasi
Makan timun dapat menyegarkan tubuh ibu hamil karena mengandung 96 persen air.
Kandungan air tersebut juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan saat hamil, sehingga ibu hamil terhindar dari dehidrasi.
Memenuhi kebutuhan cairan selama kehamilan sangat disarankan, karena bermanfaat untuk ibu dan janin di dalam kandungan.
Mengonsumsi sayuran tinggi air seperti mentimun dapat menambah cairan ketuban, menjaga pasokan darah ke janin, dan membantu pembentukan jaringan tubuh janin.
Susu ibu hamil untuk memenuhi nutrisi ibu dan janin di dalam kandungan, klik di sini untuk mendapatkannya.
Baca juga: 8 Daftar Kandungan Skincare Berbahaya yang Harus Dihindari Ibu Hamil
2. Menjaga perkembangan bayi
Timun mengandung folat untuk mendukung perkembangan janin.
Folat adalat zat gizi penting untuk ibu hamil karena berperan dalam mendukung perkembangan janin, khususnya pada trimester awal kehamilan.
Mencukupi kebutuhan folat selama kehamilan dapat mengurangi risiko terjadinya cacat tabung saraf, seperti spina bifida.
3. Mengurangi risiko diabetes gestasional
Menurut studi dalam Clinical Nutrition Research tahun 2019, konsumsi makanan tinggi serat seperti timun, dapat membantu mencegah diabetes gestasional pada ibu hamil.
Timun mengandung kalori dan gula yang cukup rendah, sehingga bagus untuk menjaga kestabilan gula darah dalam tubuh.
Tak hanya itu, kandungan serat dan air dalam timun juga membuat ibu kenyang lebih lama.
Ini dapat mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan.
Sedangkan kandungan antioksidan pada timun dipercaya dapat mengurangi risiko komplikasi diabetes gestasional, yaitu preeklampsia.
Baca juga: 8 Daftar Buah yang Bantu Meredakan Mual pada Ibu Hamil, Ada Timun hingga Buah Beri

4. Menjaga kekebalan tubuh
Perubahan fisik dan hormonal saat kehamilan dapat membuat ibu hamil lebih rentan terkena penyakit.
Timun mengandung vitamin C, vitamin B6, dan beta-karoten sebagai antioksidan, yang dapat memenuhi asupan dan mendukung kekebalan tubuh ibu hamil.
Mencukupi kebutuhan antioksidan dapat meningkatkan kekebalan tubuh menjadi lebih baik.
5. Mencegah sembelit pada ibu hamil
Menurut Cleveland Clinic, serat pada timun dapat meningkatkan pergerakan usus.
Proses pencernaan menjadi lebih lancar, sehingga Anda akan terhindar dari sembelit saat hamil.
Tingginya kandungan air pada timun juga membantu proses penyerapan gizi dari makanan di dalam usus.
Ibu hamil bisa mengonsumsi timun segar atau acar timun yang telah difermentasi dengan cuka dan garam.
Selain tinggi serat, acar timun juga mengandung probiotik yang baik bagi usus.
Baca juga: 7 Camilan Kaya Nutrisi yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil, Bantu Penuhi Kebutuhan Gizi

6. Bantu menghilangkan stretch mark
Peningkatkan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan perubahan kulit selama kehamilan.
Kulit ibu hamil rentan kering, muncul noda hitam, hingga timbul stretch mark.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E seperti timun.
Vitamin E berperan sebagai antioksidan yang mampu melembapkan, menenangkan, hingga mencegah peradangan pada kulit ibu hamil.
Selain mengonsumsi secara langsung, timun juga bisa dijadikan masker untuk mendapatkan manfaat baiknya.
Baca juga: 8 Alasan Buah Naga Bagus Dikonsumsi Ibu Menyusui, Termasuk Memperbanyak Produksi ASI
7. Mengurangi risiko osteoporosis pada ibu hamil
Timun mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
Asupan tinggi kalsium dibutuhkan ibu hamil untuk mendukung proses perkembangan janin.
Kebutuhan kalsium yang tidak penuhi dengan baik akan menyebabkan janin menyerap kalsium dari tulang ibu, sehingga membuat ibu hamil lebih rentan terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang.
Selain itu, kalsium juga dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan sel, menjaga kestabilan detak jantung, serta menambah kekuatan kontraksi otot.
Meski mengandung segudang manfaat untuk ibu hamil, tapi timun tetap tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.
Makan timun berlebihan bisa menimbulkan beberapa efek samping, seperti masalah pencernaan, hiperkalemia, hingga keracunan dalam kasus yang langka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(Tribunhealth.com)
Baca juga: 7 Alasan Ibu Menyusui Harus Minum Susu Almond, Selain ASI Booster juga Bagus untuk Jantung
Asam folat untuk ibu hamil dan mendukung perkembangan janin, klik di sini untuk mendapatkannya.
FOLAVIT digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan Asam Folat terutama untuk ibu hamil dan menyusui.
Komposisi: Tiap tablet mengandung asam folat 400 mcg .
Dosis: 1) Anemia megaloblastik akibat kekurangan asam folat: 5 mg/hari selama 4 bulan hingga 15 mg/hari pada fase malabsorpsi.
2) Pencegahan anemia megaloblastik pada masa kehamilan: 0.2-0.5 mg/hari
3) Pencegahan kecacatan tabung syaraf (neural tube defect) pada masa kehamilan: 4 atau 5 mg/hari.4) Suplemen untuk wanita yang baru memiliki anak pertama (child-bearing) 0.4 mg/hari.
Indikasi: Membantu memenuhi kebutuhan Asam Folat terutama untuk ibu hamil dan menyusui.
Perhatian Khusus: Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan produk ini, terutama apabila ingin menggunakan pada kondisi sedang hamil, menyusui, sakit tertentu, akan menjalani operasi atau sedang menggunakan obat-obatan lain.
Hentikan penggunaan apabila muncul efek yang tidak diinginkan saat penggunaan dan segera konsultasi kepada dokter.