Breaking News:

Mengenal Difteri Pada Anak, Infeksi yang Disebabkan oleh Bakteri

Difteri merupakan salah satu infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Difteri banyak menyerang anak-anak yang tidak melakukan imunisasi difteri.

TribunKesehatan
Ilustrasi - Difteri menyerang anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Difteri adalah suatu infeksi akut yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama Corynebacterium diphtheriae.

Difteri pada anak bisa disebabkan karena banyak hal, mulai dari kekurangan gizi baik hingga riwayat imunisasi yang tidak lengkap.

Biasanya menyerang faring, laring, hidung, dan juga pada kulit.

Difteri bisa menyebabkan kematian dan bisa dicegah dengan melakukan imunisasi.

Difteri dapat ditularkan dengan cepat melalui kontak fisik dengan seseorang yang terkena difteri.

"Difteri ditularkan melalui droplet, melalui percikan air ludah, batuk, muntah, dan melakukan kontak langsung terhadap penderita difteri," ungkap dr. Leni Ervina.

Baca juga: Mengenal Penyakit Thalasemia, Kurangnya Sel Darah Merah dalam Tubuh

Baca juga: Mengenal Penyakit Sindrom Karpal Tunnel atau Carpal Tunnel Syndrom (CTS) dan Gejala-gejalanya

VAKSINASI DIFTERI - Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016). Pemberian vaksin pada siswa ini untuk mecegah penularan penyakit Difteri yang telah menjangkiti enam siswa dan satu guru di sekolah tersebut. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
VAKSINASI DIFTERI - Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016). Pemberian vaksin pada siswa ini untuk mecegah penularan penyakit Difteri yang telah menjangkiti enam siswa dan satu guru di sekolah tersebut. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO (Tribunnews.com/Surya/Surya/Hayu Yudha Prabowo)

"Bakteri dari difteri ini bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, meskipun di tempat kering bakteri ini tetap bisa bertahan dalam waktu yang lama," lanjut dr. Leni Ervina.

Difteri bisa menyerang anak-anak dan orang dewasa.

Angka kematian yang paling banyak terjadi pada usia 5 tahun yang mencapai angka sekitar 10 persen.

Difteri yang menyerang orang dewasa juga bisa menyebabkan kematian dengan angka sekitar 20 persen pada usia 25 tahun atau di atas 40 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved