TRIBUNHEALTH.COM - Proses tumbuh kembang anak tidak bisa terjadi secara ilmiah, tapi juga bergantung pada berbagai jenis faktor.
Ingatlah Moms, jika proses tumbuh kembang itu sangat terkait dengan faktor kesehatan.
Artinya hanya pada anak-anak yang sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya yang dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Karena itu, pentingnya para orang tua untuk mengetahui faktor-faktor yang bisa menghambat tumbuh kembang anak.
Baca juga: Mom, Berikut 4 Cara Memantau Tumbuh Kembang Anak Agar Pertumbuhan Berjalan dengan Optimal
Faktor yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak
Tumbuh kembang anak harus diperhatikan secara baik dan benar oleh orang tua.
Jangan sampai anak-anak kekurangan gizi, sehingga menyebabkan tumbuh kembangnya terhambat.
Berikut ini beberapa faktor yang menghambat tumbuh kembang, yang wajib Mom ketahui.
1. Status gizi

Saat proses pertumbuhan dan perkembangan, anak membutuhkan asupan makanan bergizi.
Jika anak-anak tidak mendapatkan gizi yang optimal, mereka berisiko memiliki imunitas atau daya tahan tubuh yang rendah.
Memiliki daya tahan tubuh yang rendah dapat membuat anak mudah terserang infeksi atau penyakit, yang akhirnya menghambat pertumbuhan dan perkembangan.
Oleh karena itu, Mommy sebaiknya memenuhi kebutuhan gizi pada anak dengan baik, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan atau sejak masih di dalam kandungan.
Baca juga: 3 Kebiasaan yang Sebabkan Berat Badan Anak Tidak Sehat, Bisa Hambat Tumbuh Kembang Sang Buah Hati
2. Kebersihan yang buruk

Anak-anak yang sedang memasuki masa pertumbuhan dan perkembangan membutuhkan tempat tinggal yang layak.
Memiliki air bersih, tercukupi paparan sinar matahari, dan memiliki udara yang bersih.
Sanitasi lingkungan yang kurang baik, seperti kurangnya paparan sinar matahari, sering terpapar asap rokok, asap kendaraan, hingga terpapar zat kimia dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang anak.
3. Kurang stimulasi

Saat sedang tumbuh kembang, pastikan Mom mencukupi kebutuhan stimulasi sang buah hati.
Stimulasi bisa dilakukan dengan mengajak si kecil berkomunikasi secara aktif.
Selain itu, dapat juga dengan cara menyediakan mainan yang sesuai dengan usianya, serta memberi pendampingan saat bermain.
Sebaiknya orang tua juga menahan diri untuk tidak memberikan gadget kepada si kecil.
Karena screen time juga dapat berdampak negatif pada tumbuh kembang si kecil.
Baca juga: 5 Tips Beli Mainan yang Aman untuk Anak-anak, Cegah Cedera pada Anak yang Sedang Tumbuh Kembang
4. Pola asuh anak

Faktor yang menghambat tumbuh kembang anak selanjutnya adalah pola asuh anak.
Misalnya, orang tua menerapkan pola asuh otoriter, terbiasa memberi hukuman, dan tidak mengizinkan anak untuk bernegosiasi ketika ada masalah.
Pola asuh ini akhirnya bisa menghambat tumbuh kembang si kecil.
5. Gangguan hormon

Anak-anak yang memiliki gangguan hormon, seperti hipotiroidisme atau hipotiroid, bisa mengalami masalah pada tumbuh kembangnya.
Baca juga: Screen Time Berlebihan Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Berikut 6 Cara untuk Menguranginya
6. Penyakit kronis atau kelainan bawaan

Adanya penyakit kronis atau kelainan bawaan juga memengaruhi tumbuh kembang si kecil.
Seperti adanya penyakit tuberkulosis, anemia, kelainan jantung bawaan, yang mengakibatkan tumbuh kembang terhambat.
Oleh karena itu, pentingnya orang tua melakukan skrining atau deteksi dini pada bayi yang baru lahir untuk mengatahui apakah si kecil mengidap penyakit bawan yang bisa mengganggu proses tumbuh kembangnya.
7. Gangguan tumbuh kembang yang tidak tertangani

Gangguan tumbuh kembang yang tidak tertangani atau tidak disadari orang tua bisa menjadi penghambat tumbuh kembang sang buah hati.
Misalnya, anak memiliki gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas.
Faktor-faktor penghambat tersebut harus dipahami oleh para orang tua dengan baik, sehingga sang buah hati dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(Tribunhealth.com)
Baca juga: 7 Cara Membuat Anak Mau Makan Sayur, Bantu Dukung Tumbuh Kembang Sang Buah Hati
Berikut multivitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak, klik di sini untuk mendapatkannya.
Sakatonik ABC adalah multivitamin anak berbentuk alfabet A, B, dan C yang edukatif dan tersedia juga dengan tema antariksa.
Terdiri dari 3 varian rasa, stroberi, anggur, dan jeruk yang disukai oleh anak.
Manfaat :
Membantu menjaga kesehatan untuk anak-anak
Membantu memenuhi kebutuhan multivitamin untuk anak-anak di usia pertumbuhan dan pada masa pertumbuhan dan penyembuhan setelah sakit.
Aturan Pakai
1 x sehari 1 tablet dihisap atau dikunyah
Perhatian :
Produk ini tidak boleh digunakan pada anak dibawah 1 tahun
Kemasan :
Botol @30 pcs
Berikut multivitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak, klik di sini untuk mendapatkannya.