Breaking News:

Vaksin Sinopharm Jadi Regimen Vaksin Booster, Ini Ketentuan Pemberiannya

Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster, yakni vaksin Sinopharm.

kompas.com
Ilustrasi vaksin Sinopharm-Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster, yakni vaksin Sinopharm. 

TRIBUNHEALTH.COM - Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster, yakni vaksin Sinopharm.

Dengan demikian ada 6 jenis regimen vaksin booster yang digunakan di Indonesia.

Keenam regimen tersebut antara lain:

Baca juga: CDC Ungkap Cara Hindari Miokarditis setelah Vaksin Pfizer dan Moderna, Jeda Vaksinasi Perlu Ditambah

- Vaksin Sinovac

- AstraZeneca

Ilustrasi vaksinasi Booster Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Booster  (Freepik.com)

- Pfizer

- Moderna

- Janssen (J&J)

Baca juga: Data: Vaksinasi Lengkap dan Booster dapat Berikan Perlindungan hingga 91% dari Kematian

- dan vaksin Sinopharm.

Pelaksanaan vaksinasi booster dapat dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum.

Pemberian dosis booster dilakukan melalui dua mekanisme.

Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 pada lansia
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 pada lansia (Freepik.com)

Antara lain Homolog, yaitu pemberian dosis booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

SementaraHeterolog, yaitu pemberian dosis booster dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Baca juga: Telah Memasuki Uji Klinis, Vaksin Merah Putih Dipersiapkan Jadi Vaksin Donasi Internasional

Regimen dosis booster yang dapat diberikan yaitu jika vaksin primer Sinovac, maka vaksin booster bisa menggunakan 3 jenis vaksin.

Antara lain:

- AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml)

Ilustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547
Ilustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 (Tribunnews.com)

Baca juga: Studi Ilmiah Temukan Alasan Mengapa Anak Berisiko Lebih Rendah Tertular Covid-19

- Pfizer separuh dosis (0,15 ml)

- dan Moderna dosis penuh (0,5 ml).

Bila vaksin primernya AstraZeneca, maka boosternya bisa menggunakan:

- Vaksin Moderna separuh dosis (0,25 ml)

Baca juga: Jepang Tunda Vaksinasi dengan Moderna setelah Temukan Partikel Hitam dalam Botol Vaksin

- Vaksin Pfizer separuh dosis (0,15 ml)

- dan vaksin AstraZeneca dosis penuh (0,5 ml).

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved