Breaking News:

Meski Sudah 3 Kali Divaksin, Penderita Kanker Darah Tak Cukup Terlindungi dari Varian Omicron

Para peneliti menekankan pentingnya pemberian vaksin dosis keempat pada pasien kanker darah

Tribunnews/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. 

TRIBUNHELAHT.COM - Sebuah penelitian mengungkap hampir 50% pasien kanker darah tidak cukup terlindungi dari Omicron meski telah mendapat tiga dosis suntikan vaksin.

Para ahli dari Francis Crick Institute dan Royal Marsden NHS Foundation Trust mengatakan penelitian mereka menyoroti perlunya suntikan keempat di antara orang-orang yang rentan ini, dilansir TribunHealth.com dari Independent, Rabu (26/1/2022).

Sebagai bagian dari studi Capture yang sedang berlangsung, para ilmuwan telah memantau respons antibodi dari ratusan pasien dengan berbagai jenis kanker, setelah satu, dua, dan tiga dosis vaksin.

Secara khusus, para peneliti mengukur tingkat antibodi penetralisir yang mengidentifikasi, menyerang, dan memblokir varian Omicron agar tidak menginfeksi sel-sel tubuh.

Pasien dengan tumor padat tampaknya menghasilkan respons antibodi yang serupa dengan orang tanpa kanker.

Baca juga: Ilmuwan Identifikasi Kasus Herpes Zoster pada Penerima Vaksin Covid-19, Hanya Kebetulan?

Baca juga: Setengah dari Penyintas Covid-19 Gelombang Pertama Alami Perubahan Permanen pada Indra Penciuman

ilustrasi virus covid-19
ilustrasi virus covid-19 (femina.co.ic)

Tetapi di antara pasien dengan kanker darah yang memiliki tiga dosis vaksin Covid-19, hanya 56 persen yang menghasilkan antibodi penawar, menurut penelitian, yang telah diterbitkan di The Lancet.

Ini berarti bahwa 44 persen pasien dengan kanker darah tidak menghasilkan respon antibodi yang cukup.

Namun para peneliti menyoroti bahwa antibodi bukan satu-satunya garis pertahanan dalam tubuh.

Dengan demikian pasien mungkin juga memiliki perlindungan dari bagian lain dari sistem kekebalan.

Tetapi mereka mengatakan bahwa penelitian tersebut mendukung perlunya empat dosis vaksin di antara kelompok orang yang mengalami gangguan kekebalan ini.

2 dari 3 halaman

“Kami menemukan bahwa dosis vaksin ketiga meningkatkan respons penetralan terhadap Omicron pada pasien dengan kanker, tetapi efeknya tumpul pada pasien dengan kanker darah dibandingkan dengan mereka yang menderita kanker padat,” tulis para penulis.

Baca juga: Ilmuwan Sebut Covid-19 yang Parah Bisa Berdampak pada Otak

Baca juga: Bayi Punya Antibodi Kuat jika Ibu Divaksin Covid-19 saat Hamil

ilustrasi vaksin covid seseorang yang memiliki komorbid
ilustrasi vaksin covid seseorang yang memiliki komorbid (freepik.com)

Mereka mengatakan bahwa penelitian mereka mendukung kebijakan Inggris menawarkan suntikan keempat untuk beberapa pasien.

Di Inggris, orang dengan imunosupresi parah berusia 12 tahun ke atas ditawarkan tiga suntikan Covid-19 sebagai vaksinasi awal. Mereka kemudian ditawari booster keempat.

Dr Samra Turajlic, penulis utama dan pemimpin kelompok di Crick dan konsultan onkologi medis di The Royal Marsden, mengatakan: “Pandemi sangat sulit bagi orang yang hidup dengan kanker dan informasi terkini tentang tingkat kekebalan sangat penting untuk ini. kelompok rentan.

“Kita sekarang tahu bahwa respon imun terhadap vaksin pada pasien dengan kanker padat kuat setelah tiga dosis dibandingkan dengan orang tanpa kanker, bahkan terhadap varian Omicron baru."

ilustrasi sel darah
ilustrasi sel darah (kids.grid.id)

Baca juga: Semprotan Hidung Anti Covid-19 Diklaim Bisa Lawan Semua Varian, Termasuk Omicron

Baca juga: Sebuah Penelitian Sebut Pilek Biasa Dapat Memberikan Perlindungan Terhadap Covid-19

“Tetapi bagi penderita kanker darah, Omicron menimbulkan risiko yang lebih besar."

“Pasien-pasien ini harus tetap berhati-hati dan maju untuk dosis booster keempat mereka segera setelah tersedia bagi mereka."

“Melindungi kelompok rentan ini penting, terutama mengingat pelonggaran pembatasan Covid-19 baru-baru ini di Inggris seperti mengakhiri mandat yang mengharuskan orang memakai masker."

“Langkah-langkah kesehatan masyarakat harus inklusif dan mendukung semua orang, termasuk orang-orang yang rentan dan pengasuh mereka.”

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini.

3 dari 3 halaman

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved