Breaking News:

dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH Paparkan 4 Kelompok Rentan terhadap Hipertensi, Berikut Ulasannya

Menurut dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH, hipertensi dapat terjadi pada siapa saja, namun kelompok usia lanjut lebih rentan mengalaminya.

freepik.com
ilustrasi penderita hipertensi yang sedang melakukan pemeriksaan tekanan darah, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH menuturkan bahwa semua orang dapat terkena hipertensi.

Pada dasarnya hipertensi terjadi akibat adanya kekakuan pada pembuluh darah.

Hipertensi sendiri disebut juga dengan tekanan darah tinggi yang merupakan naiknya tekanan darah melebihi batas normalnya atau diatas 140/90 mmHg.

dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH menyebutkan, hipertensi dibedakan menjadi dua, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Baca juga: Diabetes dan Hipertensi Dapat Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis, Gejalanya Termasuk Urine Berdarah

ilustrasi hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH
ilustrasi hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH (kompas.com)

Baca juga: Orang dengan Hipertensi Perlu Batasi Konsumsi Garam hingga Kafein

Hipertensi primer adalah hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya.

Namun sebagian besar terjadi karena hal-hal seperti terjadinya kekakuan pada pembuluh darah dan lainnya.

Sedangkan hipertensi sekunder adalah hipertensi yang terjadi karena adanya penyakit yang mendasarinya.

Misalnya terdapat kelainan ginjal, kelainan hormon, dan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH yang dilansir TribunHealth.com dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat.

Baca juga: Dikenal Baik untuk Usus, Konsumsi Tempe Ternyata Juga Punya Efek Positif pada Penderita Hipertensi

Ilustrasi penderita hipertensi yang terjadi pada usia lanjut, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH
Ilustrasi penderita hipertensi yang terjadi pada usia lanjut, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH (Freepik)

Baca juga: Tak Semua Olahraga Cocok untuk Penderita Hipertensi, Tak Boleh Angkat Berat hingga Scuba Diving

Kelompok rentan hipertensi

2 dari 4 halaman

dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH mengungkapkan kelompok yang rentan terhadap hipertensi sebagai berikut.

1. Usia lanjut

dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH menjelaskan, hipertensi dapat dialami oleh siapa pun itu, terutama seseorang yang lanjut usia.

Pasalnya bertambahnya usia seseorang menyebabkan pembuluh darah mengalami kekakuan dan hal tersebut berisiko terjadi hipertensi.

"Jadi semakin tua itu semakin berisiko mengalami hipertensi karena pembuluh darahnya kaku."

"Ketika pembuluh darah kaku, maka tekanan di dalam pembuluh darah akan mengalami peningkatan."

"Biasanya hipertensi sering terjadi pada usia di atas 45 tahun karena sering terjadi kekakuan pada pembuluh darah."

Baca juga: Gaya Hidup Buruk Dapat Sebabkan Hipertensi, Konsumsi Tomat hingga Brokoli Bisa Bermanfaat

ilustrasi seorang laki-laki yang mengalami hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH
ilustrasi seorang laki-laki yang mengalami hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH (health.kompas.com)

Baca juga: Bukan Hanya Orang Tua Saja, Nyatanya Usia Muda Beresiko Mengalami Hipertensi

2. Kelompok laki-laki

dr. Ni Made Hustrini menuturkan, laki-laki lebih rentan mengalami hipertensi daripada perempuan.

Hal tersebut terjadi salah satunya karena adanya masalah hormonal pada laki-laki.

3 dari 4 halaman

Perempuan lebih sedikit menderita hipertensi, kalau kejadiannya sebelum menopause.

Namun setelah perempuan tersebut mengalami menopause, terdapat lagi perlindungan dari hormon estrogen.

Maka kejadian hipertensi pada perempuan setelah menopause adalah sama dengan laki-laki.

Baca juga: Kontrol Hipertensi dengan Tips Sederhana, Mulai Kurangi Asupan Kopi hingga Perbanyak Olahraga

ilustrasi pemeriksaan tekanan darah pada penderita hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH
ilustrasi pemeriksaan tekanan darah pada penderita hipertensi, berikut ulasan dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH (Freepik)

Baca juga: dr. Elvieda Sariwati M.Epid Mengatakan jika Hipertensi Sering Kali Muncul Tanpa Keluhan

3. Memiliki riwayat keluarga yang hipertensi

Faktor genetik menjadi salah satu orang yang berisiko mengalami hipertensi.

Misalnya dalam keluarga tersebut seorang ayah mengalami hipertensi, kondisi tersebut dapat menurun kepada anaknya.

4. Seseorang dengan berat badan berlebih

Seseorang dengan berat badan berlebihan, seperti obesitas dapat berisiko terkena hipertensi.

Tak hanya itu saja, kurangnya aktivitas juga dapat menyebabkan berat badan naik yang akhirnya berisiko terhadap hipertensi.

Baca juga: Hipertensi dan Diabetes Menjadi Penyumbang Terbesar Orang yang Menderita Penyakit Ginjal Kronik

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat pada 18 Maret 2021.

4 dari 4 halaman

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved