Breaking News:

Diabetes dan Hipertensi Dapat Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis, Gejalanya Termasuk Urine Berdarah

Penyakit ginjal kronis seringkali merupakan akibat dari kondisi lain seperti hipertensi dan diabetes

lifestyle.kompas.com
Ilustrasi pasien yang mengalami penyakit ginjal kronis 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi ketika fungsi ginjal menurun dari waktu ke waktu secara bertahap.

Jika tidak mendapat penanganan, penurunan fungsi ginjal akan semakin signifikan dan bisa berpeluang menyebabkan gagal ginjal.

Penyakit ginjal kronis seringkali merupakan akibat dari kondisi lain seperti hipertensi dan diabetes.

Saat sudah parah, penyakit ini dapat menyebabkan beberapa gejala, termasuk urine berdarah.

"Penyakit ginjal kronis adalah kondisi yang lambat dan progresif yang menyebabkan disfungsi ginjal. Namun, jika satu ginjal berhenti berfungsi dengan benar, ginjal yang lain masih dapat menjalankan fungsi normal," tulis situs medis Medical News Today (MNT).

"Ginjal dapat memburuk ke tingkat disfungsi tertentu dan tidak menjadi lebih buruk. Namun, terkadang kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal ginjal," lanjut situs tersebut, dikutip TribunHealth.com, Rabu (20/7/2022).

ilustrasu ginjal sehat
ilustrasu ginjal sehat (health.grid.id)

MNT menyebut kebanyakan orang dengan penyakit ginjal kronis tidak menyadari bahwa mereka mengalami kondisi ini.

Pasalnya gejala penyakit ginjal kronis biasanya tidak berkembang pada tahap awal dari kondisi tersebut.

Baca juga: Punya Gejala Mirip dengan Sakit Punggung, Berikut Ini Gejala Sakit Ginjal

"Biasanya, pada saat seseorang memperhatikan gejala apa pun, kondisinya sudah berada pada stadium lanjut," papar MNT.

Kerusakan ginjal pada tahap ini bersifat ireversibel yang artinya tidak bisa dipulihkan lagi.

2 dari 4 halaman

Gejala penyakit ginjal kronis

ilustrasi ginjal sehat
ilustrasi ginjal sehat (grid.id)

Gejala penyakit ginjal kronis dapat meliputi:

  • hipertensi, atau tekanan darah tinggi
  • anemia
  • edema, atau kaki, tangan, dan pergelangan kaki bengkak
  • kelelahan, atau kelelahan
  • penurunan keluaran urin
  • urin berdarah, dalam beberapa kasus
  • urin gelap, dalam beberapa kasus
  • penurunan kewaspadaan mental, ketika kondisinya parah
  • kehilangan nafsu makan
  • kulit gatal terus-menerus, ketika kondisinya parah
  • lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari, dalam beberapa kasus.

Penyebab

ilustrasi seseorang yang mengalami hipertensi
ilustrasi seseorang yang mengalami hipertensi (freepik.com)

Ginjal bertugas sistem penyaringan yang kompleks dalam tubuh.

Organ ini bertugas membuang kelebihan limbah dan bahan cairan dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh.

Namun, MNT menyebut masalah dapat terjadi:

  • jika aliran darah tidak mencapai ginjal dengan baik
  • jika ginjal tidak bekerja dengan baik karena kerusakan atau penyakit
  • jika obstruksi mencegah aliran keluar urin

Baca juga: Gaya Hidup Buruk Dapat Sebabkan Hipertensi, Konsumsi Tomat hingga Brokoli Bisa Bermanfaat

Penyakit ginjal kronis sering terjadi sebagai akibat dari diabetes atau hipertensi.

"Ketika seseorang menderita diabetes yang tidak terkontrol, gula (glukosa) menumpuk di dalam darah dan dapat merusak ginjal."

"Tekanan darah tinggi, sementara itu, dapat merusak glomeruli. Ini adalah bagian dari ginjal yang menyaring produk limbah," tulis MNT.

ilustrasi seseorang yang merasa nyeri dan panas ketika buang air kecil
ilustrasi seseorang yang merasa nyeri dan panas ketika buang air kecil (freepik.com)

Beberapa penyebab penyakit ginjal kronis lainnya mungkin termasuk:

3 dari 4 halaman

Aliran urin yang terhambat - Urin yang tersumbat dapat dicadangkan ke ginjal dari kandung kemih. Aliran urin yang tersumbat meningkatkan tekanan pada ginjal dan merusak fungsinya. Kemungkinan penyebabnya termasuk pembesaran prostat, batu ginjal, dan tumor.

Penyakit ginjal - Ada banyak penyakit ginjal yang berbeda, termasuk penyakit ginjal polikistik, pielonefritis, dan glomerulonefritis.

Stenosis arteri ginjal - Ini menyebabkan penyempitan atau penyumbatan arteri ginjal sebelum memasuki ginjal.

Keracunan logam berat - Timbal adalah sumber umum keracunan.
Masalah perkembangan janin: Ini bisa terjadi jika ginjal janin tidak berkembang dengan benar di dalam rahim.

Lupus eritematosus sistemik - Ini adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang ginjal seolah-olah mereka adalah jaringan asing.

Malaria dan demam kuning - Kedua penyakit yang dibawa nyamuk ini dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal.

Obat-obatan tertentu - Penggunaan obat-obatan tertentu secara berlebihan, termasuk NSAID, dapat menyebabkan gagal ginjal.

Penggunaan zat ilegal - Menggunakan zat seperti heroin atau kokain dapat merusak ginjal.

Cedera ginjal - Menahan pukulan tajam atau cedera fisik lain pada ginjal dapat menyebabkan kerusakan.

Baca berita tentang kesehatan umum lainnya di sini.

4 dari 4 halaman

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved