Breaking News:

dr. Ismi Citra Paparkan Komplikasi yang Dapat Terjadi pada Anak yang Menderita Diabetes Melitus

Menurut dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K), terdapat dua jenis komplikasi pada diabetes melitus yang diderita anak, yaitu komplikasi akut dan kronik.

Freepik.com
ilustrasi komplikasi diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) 

TRIBUNHEALTH.COM - Diabetes melitus adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah.

Menurut penuturan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K), diabetes melitus yang terjadi pada anak dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu diabetes melitus tipe I, tipe II, dan tipe III.

Meskipun terbagi menjadi tiga tipe, namun yang sering menyerang anak-anak adalah diabetes melitus tipe I, tipe II.

Diabetes melitus pada anak terjadi akibat adanya kerusakan pankreas yang tidak dapat menghasilkan insulin hingga terjadinya obesitas pada anak.

Baca juga: Adakah Pantangan Makanan Bagi Anak yang Menderita Diabetes Melitus? Begini Jawaban dr. Ismi Citra

ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K)
ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) (batam.tribunnews.com)

Baca juga: dr. Ismi Citra Sebut Pengobatan Diabetes Melitus pada Anak Disesuaikan dengan Tipe Diabetesnya

Anak-anak yang menderita diabetes melitus membutuhkan suntikan insulin, karena tidak dapat menghasilkan insulin dengan sendirinya.

Jika kondisi diabetes melitus yang terjadi pada anak ini tidak segera diobati dan didiamkan begitu saja akan menimbulkan komplikasi.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak, dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Baca juga: dr. Ismi Citra Paparkan Penyebab Terjadinya Kerusakan Pankreas hingga Gejala dari Diabetes Melitus

ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K)
ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) (Freepik.com)

Baca juga: Tak Hanya Terjadi pada Orang Dewasa, Diabetes Melitus dapat Terjadi pada Anak, Berikut Penyebabnya

Komplikasi diabetes melitus yang tidak segera diobati

dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) menjelaskan terdapat dua jenis komplikasi dari diabetes melitus yang menyerang anak-anak, yaitu komplikasi yang mendadak atau akut dan komplikasi yang lama atau kronik.

- Komplikasi akut

2 dari 4 halaman

Komplikasi akut disebut dengan Ketoasidosis diabetik.

Ketoasidosis diabetik merupakan keadaan gula darah yang sangat tinggi.

dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) mengungkapkan, ketika seseorang dengan ketoasidosis diabetik ini dilakukan pemeriksaan gula darah, hasilnya akan high atau bahkan tidak terdeteksi lagi dengan alat yang digunakan akibat terlalu tingginya gula darah tersebut.

Kondisi ini juga disertai dengan adanya kerusakan pada organ-organ yang lain.

Penderita diabetes melitus yang mengalami komplikasi akut tergolong dalam kondisi yang gawat.

Jika tidak segera diatasi dan diobati dengan baik dapat menyebabkan kematian.

Baca juga: 5 Langkah Mengatasi Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil, Terapkan Diet Sehat dan Kontrol Gula Darah

ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K)
ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) (health.kompas.com)

Baca juga: Anak yang Pernah Terpapar Covid-19 Lebih Berisiko Mengalami Diabetes Tipe 1

- Komplikasi kronik

Sedangkan komplikasi kronik, dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) menyampaikan kondisi tersebut merupakan komplikasi yang terjadi dalam waktu yang lama.

Kondisi ini seringkali dialami oleh seseorang yang menderita diabetes melitus tipe II.

Banyak penderita diabetes melitus tipe II yang beranggapan bahwa obesitas dapat kurus dengan sendirinya.

3 dari 4 halaman

Namun hal tersebut tidak dibenarkan oleh dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K).

Ketika anak-anak terlanjur mengalami diabetes tipe II yang terjadi sudah lama namun tidak kondisinya tidak segera diketahui akhirnya dapat berkomplikasi ke organ lain.

Komplikasi tersebut dapat mempengaruhi organ ginjal hingga mata.

Baca juga: Meski Punya Rasa Manis, Ubi Jalar Ternyata Baik untuk Diabetes

ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K)
ilustrasi kencing manis atau diabetes yang terjadi pada anak, berikut penjelasan dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) (health.kompas.com)

Baca juga: Tak Hanya Makanan Manis, Penderita Diabetes Juga Perlu Batasi Makanan Asin dan Sederet Hal Ini

"Biasanya keluhan pasien yang datang ke kita adalah mereka memiliki pandangan mata yang rabun."

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan ia mengalami retinopati diabetik."

Retinopati diabetik merupakan kerusakan yang terjadi pada mata akibat komplikasi dari diabetes.

Selain terjadi retinopati diabetik, dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) menuturkan terdapat komplikasi lain seperti kelainan pada ginjal.

Pasien yang mengalami komplikasi pada ginjalnya ditandai dengan buang air kecil dengan frekuensi yang sedikit.

Kondisi ini akhirnya menyebabkan terjadinya gagal ginjal karena diabetes melitus.

Menurut dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K), terdapat komplikasi lainnya seperti adanya gangguan saraf pada perifer.

4 dari 4 halaman

Kelainan saraf perifer ditandai dengan terjadinya kesemutan.

Baca juga: 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes, Mulai dari Sayuran Berdaun Hijau hingga Jeruk

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video pada 18 November 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved