Breaking News:

Salah Satu Cara Efektif Atasi Sariawan yang Mengarah Keganasan adalah Dilakukan Kemoterapi

Idealnya tak menganggap sepele adanya sariawan, karena ada beberapa jenis sariawan yang bisa mengarah keganasan hingga menyebabkan kanker mulut.

freepik.com
Ilustrasi menderita sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D 

TRIBUNHEALTH.COM - Setiap orang pasti pernah merasakan sariawan, yakni kondisi ketika bibir atau mulut mengalami peradangan atau luka.

Umumnya sariawan bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika tak kunjung sembuh sudah sewajarnya untuk khawatir.

Idealnya tak menganggap sepele adanya sariawan di dalam rongga mulut.

Hal ini lantaran ada beberapa jenis sariawan yang bisa mengarah keganasan hingga menyebabkan kanker mulut.

Kanker mulut terjadi akibat terdapat pertumbuhan yang tidak normal di dalam mulut.

Baca juga: Ketahui Beberapa Syarat yang Wajib Diperhatikan sebelum Menggunakan Kawat Gigi

ilustrasi sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
ilustrasi sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (Kompas.com)

Baca juga: Apa Saja Gejala dari Vaginismus? Berikut Penjelasan dr. Binsar Martin Sinaga

Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D mengatakan jika ada salah satu cara yang efektif menyembuhkan keganasan tersebut, yaitu dengan dilakukannya kemoterapi.

Akan tetapi sel kanker yang sudah bermetastasis biasanya akan sulit untuk dihilangkan sepenuhnya dan bisa berisiko untuk kambuh kembali.

Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D menambahkan jika deteksi dini menjadi upaya yang sangat penting.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk.

Deteksi dini bertujuan agar angka keberhasilan perawatan tinggi.

Baca juga: 9 Manfaat Berenang untuk Kesehatan, Baik untuk Kesehatan Paru-paru dan Tulang

ilustrasi sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
ilustrasi sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (kompas.com)

Baca juga: Daftar Makanan yang Perlu Dihindari saat Sembelit, Termasuk Produk Olahan Susu hingga Gorengan

2 dari 3 halaman

Kesehatan rongga mulut memang terlihat sepele, namun hal ini perlu menjadi perhatian setiap individu.

Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D mengimbau untuk melakukan pemeriksaan mulut sendiri setiap hari.

"Di asosiasi penyakit mulut Indonesia itu dikembangkan yang namanya periksa mulut sendiri," terang Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D.

"Jadi kami biasanya meminta masyarakat untuk selalu memeriksakan mulut sendiri, jadi ada caranya dalam gambar itu mulai dari memeriksa bibir atas, bibir bawah, mengecek pipi kanan pipi kiri, lidah dan sebagainya untuk melihat ada tidaknya tanda dari lesi atau ulcer yang berpotensi ganas di dalam rongga mulut," kata Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D.

Baca juga: Pasang Behel Gigi Wajib Kontrol Maksimal 3 Minggu Sekali, Ini Alasanya Menurut drg. Ivanna

Ilustrasi menderita sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D
Ilustrasi menderita sariawan, berikut penjelasan drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D (Freepik.com)

Baca juga: 10 Penyebab Gigi Menguning, Sering Minum Kopi hingga Adanya Penyakit Tertentu

Hal ini karena untuk rongga mulut secara spesifik tidak semua keganasan diawali oleh rasa sakit.

Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D mengatakan jika terdapat program yang namanya SAMURI atau periksa mulut sendiri.

Dengan mengajarkan SAMURI, diharapkan masyarakat mengetahui cara detekti dini suatu keganasan di rongga mulut beserta perawatannya.

Selain itu, hal ini juga guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengamati kelainan yang terjadi pada mukosa mulut dan tidak menganggap remeh tanda-tanda di rongga mulut meskipun tidak menimbulkan rasa sakit.

Baca juga: Secara Umum, Munculnya Jerawat Ditandai dengan Adanya Lesi Polimorfik

Penjelasan Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, drg. Erni Marliana, Sp. PM., Ph.D dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 19 Februari 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

3 dari 3 halaman

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved