Breaking News:

Apa Saja Gejala dari Vaginismus? Berikut Penjelasan dr. Binsar Martin Sinaga

Beberapa wanita mungkin mengalami kejang pada otot vagina ketika berhubngan seksual, tetapi belum memahami bahwa kejadian tersebut ialah vaginismus.

freepik.com
ilustrasi wanita yang mengalami vaginismus 

TRIBUNHEALTH.COM - Hubungan seksual terasa menyenangkan bagi kedua belah pihak, yakni suami dan istri.

Tetapi pada wanita yang mengalami vaginismus tentu merasakan hal yang berbeda.

Vaginismus adalah kondisi dimana otot-otot lingkar vagina mengalami kejang atau ketakutan sehingga bibir vagina tidak dapat elastis dan posisinya akan menutup mulut vagina, dan akan mengalami kesulitan untuk menerima penetrasi penis pada saat hubungan seksual dengan pasangan prianya.

Apa saja gejala dari vaginismus?

Berikut adalah penjelasan dr. Binsar Martin Sinaga, seorang medical sexologist.

dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS merupakan Medical Sexologist di Klinik RMC Depok, MMAC Jakarta Selatan, dan Renata Medical Clinic Bogor.

ilustrasi wanita yang mengalami vaginismus
ilustrasi wanita yang mengalami vaginismus (freepik.com)

Baca juga: Apa Pengertian Vaginismus dari Sisi Medis? Ini Kata dr. Binsar Martin Sinaga

Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia pada tahun 1990 hingga tahun 1997.

Pada tahun 2006, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS menyelesaikan program Magister Biomedik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Tak hanya sampai disitu, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS melanjutkan pendidikan Intensive Seksologi di Fakultas Kedokteran Udayana Denpasar pada tahun 2006-2008.

Sejak tahun 2010 dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS aktif menjadi pembicara dalam seminar awam yang membahas mengenai seksualitas.

2 dari 3 halaman

Ia sempat menjadi Kepala Puskesmas Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada tahun 1999 hingga tahun 2001.

Setelah itu pada tahun 2001-2003 ia bekerja di Perusahaan Farmasi.

Ia juga pernah menjadi dokter di rumah sakit Sentra Medika Depok selama kurang lebih 3 tahun, yakni pada tahun 2003-2006.

Baca juga: Setelah Melakukan Treatment Vagina Tightening, Pasien Tidak Disarankan Melakukan Hubungan Seksual

Sesaat setelah bekerja di rumah sakit Sentra Medika, ia bekerja menjadi dokter selama 2 tahun di rumah sakit Pantai Indah Kapuk pada tahun 2006-2008.

dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS sempat menjadi dosen di Swiss German University Jakarta pada tahun 2008-2010.

Sebagai dokter, ia aktif menjadi narasumber.

Di tahun 2005-2010, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dipercaya menjadi narasumber di Talk Show Radio Sonora (SEXY) setiap hari Kamis pukul 22.00-23.59 WIB.

Hingga kini dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS menjadi Medical Sexologist di beberapa klinik.

Profil lengkap dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS bisa dilihat disini.

Baca juga: dr. Irmadani Sebut Semakin Bertambahnya Usia, Perawatan Pengencangan Vagina Sangat Dianjurkan

Pertanyaan:

3 dari 3 halaman

Apa saja gejala dari vaginismus?

Anggra, Solo

dr. Binsar Martin Sinaga Menjawab :

Gejala vaginismus ialah tidak dapat menerima penetrasi penis pada saat hubungan seksual dengan pasangan prianya, di mana pada saat penis ingin masuk ke dalam vagina maka terjadi kekakuan mulut vagina dan sama sekali tidak elastis dan terbuka.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved