Breaking News:

Bagaimana Cara Menaikkan Berat Badan setelah Menderita Asam Lambung?

Berikut ini penjelasan ahli gizi mengenai cara meningkatkan berat badan setelah menderita asam lambung.

Pixabay
Ilustrasi ingin meningkatkan berat badan-Simak penjelasan ahli gizi berikut ini. 

Tanya:

Halo dokter.

Saya mau tanya.

Bagaimana cara menaikkan berat badan setelah menderita asam lambung?

Suami saya turun sekitar 20 kilogram (kg).

Baca juga: Sudah Olahraga tapi Mengapa Berat Badan Malah Bertambah?

Baca juga: Bagaimana Cara Menambah Berat Badan Tanpa Membuat Perut Jadi Buncit?

Pertanyaan ini diajukan oleh Betsi Lapohiu pada tayangan YouTube Tribunnews, 26 September 2020.

Ahli Menjawab:

Pada dasarnya, penderita asam lambung meskipun telah sembuh dari suatu gejala yang parah, dapat mengalami kekambuhan berulang.

Sehingga ia tetap harus menjaga dietnya.

Karena kekambuhan asam lambung ini bisa terjadi kapan saja jika pola makan tidak benar.

ilustrasi kambuh asam lambung karna makanan
ilustrasi kambuh asam lambung karna makanan (Pixabay.com)
2 dari 4 halaman

Untuk menaikkan berat badan, selain menambah asupan dengan makanan yang padat gizi, juga harus dibarengi dengan pola makan yang benar.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan :

1. Makan porsi kecil tapi sering

Meskipun ingin segera menaikkan berat badan, tidak benar jika pasien yang sembuh dari asam lambung langsung makan dalam jumlah besar.

Makan dalam jumlah besar dapat menambah tekanan dalam perut dan menyebabkan muntah (refluks).

Ilustrasi makanan sehat
Ilustrasi makanan sehat (Pexels)

Makan yang biasanya 3 kali makan utama dan 2 kali snack dalam sehari, gantilah dengan misalnya 5 kali makan utama dan 2 kali snack.

Makan cukup sekitar 4-5 sendok makan setiap kali makan, senyaman yang perut Anda rasakan, dan berhentilah sebelum terlalu kenyang.

Anda bisa makan lagi 2 atau 3 jam kemudian.

2. Perhatikan jenis dan komposisi zat gizi makanan

Ilustrasi makanan sehat untuk meningkatkan kesehatan
Ilustrasi makanan sehat untuk meningkatkan kesehatan (jabar.tribunnews.com)

Untuk menaikkan berat badan, asupan zat gizi haruslah lengkap berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.

3 dari 4 halaman

Ini semua bisa didapat dengan melengkapkan komposisi makanan setiap makan utama, yaitu wajib adanya makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah.

Sebagai contoh, nasi, ayam goreng, tempe, sayur bayam, dan buah pepaya.

Pilih camilan yang padat gizi, yang juga terkandung protein, vitamin dan mineral, jangan hanya karbohidrat (tepung-tepungan) dan gula saja.

Sebagai contoh, tahu goreng dengan telur puyuh, wortel dan buncis; pisang goreng bisa ditambahkan saus kacang; pastel isi ayam; roti isi daging, dan lain sebagainya.

Minum susu setiap hari juga dapat membantu menaikkan berat badan, dan susu termasuk minuman yang aman untuk lambung.

Baca juga: Manusia Punya Gen Sirtuin yang Bikin Awet Muda, Fungsi Bisa Terganggu Gara-gara Makanan Ultra Proses

Baca juga: Asupan Makanan yang Baik untuk Pengidap Sakit Kepala Itu Apa Dok?

3. Hindari makanan-makanan yang memicu naiknya asam lambung.

Terutama jika perut dalam keadaan kosong, seperti :

a. Kafein, minuman bersoda dan beralkohol

b. Coklat dan olahannya (misalnya roti isi coklat)

c. Beras ketan dan olahannya (misalnya ketan duren, kue lemper)

4 dari 4 halaman

d. Makanan yang asam (tapai, asinan, makanan bumbu asam)

e. Makanan pedas (makanan ini termasuk yang paling cepat dalam meningkatkan kekambuhan asam lambung)

Ilustrasi makanan pedas
Ilustrasi makanan pedas (manado.tribunnews.com)

f. Buah-buahan yang asam dan mengandung gas (jeruk, tomat, strawberry, durian, nangka )

g. Sayuran mentah (masak dulu sayuran sebelum dimakan hingga lebih empuk dan mudah dicerna)

h. Sayuran mengandung gas (kol, brokoli, kobis)

i. Roti yang mengandung bahan pengembang jangan dikonsumsi saat perut kosong.

Baca juga: Wajib Tau! 5 Makanan Ini Kaya Akan Vitamin E, Cocok untuk Membantu Daya Tahan Tubuh

Baca juga: Berbagai Makanan yang Bermanfaat untuk Jaga Kesehatan Rongga Mulut saat Beribadah Puasa Ramadhan

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved