TRIBUNHEALTH.COM - Bintitan ialah permasalahan yang terjadi pada kelopak mata.
Masyarakat menyebut bintitan dengan istilah timbil atau timbilan.
Bintitan ini ditandai dengan adanya bejolan berukuran kecil seperti jerawat dan berwarna merah.
Munculnya bintitan ini bisa menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman karena nyeri.
Bintitan terjadi karena penyumbatan kelenjar dan juga kurang menjaga kebersihan kelopak mata.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai mata bintitan kepada seorang dokter yang berkompeten seperti Mayor Kes, dr. Dedi Purnomo Sp.M.

Baca juga: Gejala Lain yang Mengindikasikan Kanker Mulut, Ini Kata Dokter
Pertanyaan:
Kalau misalnya anak-anak itu kan juga sering dikaitkan dengan sering menangis bisa menyebabkan bintitan. Itu bagaimana dok?
Himma, di Klaten
Mayor Kes, dr. Dedi Purnomo Sp.M menjawab:
Sebenarnya kalau kita sering menangis, itu ketika air mata keluar terlalu banyak pada kelopak mata, jaringan mata kita itu akan berusaha menyerap.
Jadi, yang terbentuk adalah pembengkakan di area kelopak mata, terutama di kelopak mata bawah.
Jadi bukan karena menangis menyebabkan bintitan, itu hal yang harus diluruskan.
Pada intinya, kita harus tahu penyebabnya, asal-muasalnya bintitan itu karena penyumbatan kelenjar di kelopak mata. Jadi bukan karena kebanyakan cairan yang di daerah sana akibat menangis.
Baca juga: 7 Tips Mengurangi Stres dan Tetap Rileks, Coba Terapkan Ini Agar Tenang
Memang orang sering mengkaitkan 'jangan nangis nanti bintitan', mungkin karena ketidaktahuan dari orang-orang yang berprasangka seperti itu ya.
Tapi kan ketika kita menangis, terlalu banyak air mata, kelopak matanya akan menyerap sebagian besar dari air mata tadi. Sehingga menyebabkan penumpukan di kelopak mata yang terlihat seperti bengkak. Tapi bengkaknya lain.
Kalau bengkak bintitan, biasanya timbulnya hanya di area tertentu seperti jerawat. Kalau bengkak karena menangis biasanya bangkaknya general, maksudnya bengakaknya di seluruh kelopak mata.
Profil Mayor Kes, dr. Dedi Purnomo Sp. M

Baca juga: 5 Khasiat Ghee untuk Diet, Bantu Menurunkan Berat Badan
Mayor Kes, dr. Dedi Purnomo adalah seorang dokter spesialis mata di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Pria berpangkat Mayor ini lulusan dari 2 universitas yang cukup ternama di Indonesia.
Pada 2006 ia lulus dari Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya.
Pria berpangkat Mayor ini lulusan dari 2 universitas yang cukup ternama di Indonesia.
Pada 2006 ia lulus dari Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya.
1. SEMAPA PK TNI (angkatan XIV) lulus 2007
2. SUSSARCABKES (angkatan XVI) lulus 2008
3. SUSSARCABKES (angkatan IX) lulus 2008
4. SUSDOKBANG (angkatan VIII) lulus 2010
Baca juga: 4 Obat Alami dan Cara Mencegah Jerawat Kistik, Efektif Atasi Masalah Jerawat
Karena berbagai pendidikan militer tersebut, ia mendapatkan berbagai kenaikan pangkat.
Pada 2007 diangkat sebagai Letnan dua, satu tahun kemudian diangkat sebagai Letnan satu.
Lalu 2012 menjadi Kapten dan kini menjadi Mayor Kes.
Berbagai jabatan dan penugasan juga telah ia lakukan.
Mulai dari PAMA DP.GUB AAU hingga kini menjabat sebagai Kaklinpolimata RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo.
(TribunHealth.com/PP)