Breaking News:

Ejakulasi Dini Pengaruhi Kualitas Sperma, Benarkah? dr. Dandy Tanuwidjaja, Sp.U Menjawab

Berikut ini simak penjelasan dr. Dandy Tanuwidjaja, Sp.U mengenai masalah ejakulasi dini

freepik.com
Ilustrasi sperma-Simak penjelasan dr. Dandy Tanuwidjaja, Sp.U mengenai masalah ejakulasi dini 

TRIBUNHEALTH.COM - Ejakulasi dini merupakan suatu kondisi yang membuat seorang pria mengeluarkan cairan sperma lebih cepat saat berhubungan intim.

Adanya masalah ejakulasi dini membuat setiap pria mengalami keresahan.

Bukan hanya tak merasa percaya diri, juga memikirkan kualitas sperma.

Baca juga: Selain Kualitas Air Mani dan Sperma, Infertilitas Pria Dapat Disebabkan Faktor Genetik dan Penyakit

Kira-kira benarkah ejakulasi dini mempengaruhi kualitas sperma?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Jabar Video, dr. Dandy Tanuwidjaja, Sp.U memberikan ulasannya.

Berdasarkan pernyataannya, ejakulasi dini tidak mempengaruhi kualitas sperma. Melainkan ejakulasi dini hanya mempengaruhi waktu.

Ilustrasi analisis sperma pria
Ilustrasi analisis sperma pria (Tribunnews.com)

Baca juga: Benarkah Ukuran Penis Berpengaruh terhadap Kualitas Sperma? Begini Tanggapan dr. Rahmawati Thamrin

"Timing dari ejakulasi itu sendiri adalah pengeluaran air mani."

"Tetapi kualitas air mani itu tidak ditentukan oleh timing-nya," kata Dandy.

Prinsip Penanganan Ejakulasi Dini

Prinsip dasar penanganan ejakulasi dini bersifat individualis.

Artinya tidak semua penanganan pada setiap pasangan akan dilakukan dengan cara yang sama.

Ilustrasi ejakulasi dini pada pria
Ilustrasi ejakulasi dini pada pria (freepik.com)

Karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik antara pasien beserta pasangan dan dokter.

Langkah ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan bersama terkait pengobatan yang sesuai dengan pasien.

"Kita harus sama-sama antara dokter, suami, dan istrinya untuk duduk bersama mendiskusikan kira-kira (penanganan) mana yang cocok. Selanjutnya kita arahkan ke sana," terang Dandy.

Baca juga: Tak Semua Pengobatan Pasien Ejakulasi Dini Sama, Bersifat Individualis dan Butuh Kerjasama Pasangan

Kunci utama dalam mengatasi masalah ini adalah komunikasi.

"Komunikasi itu sangat penting dalam pengobatan ejakulasi dini," ucap Dandy.

Jika sudah melakukan komunikasi dengan baik pada pasangan, maka ajak pasangan untuk mendampingi pengobatan. Utamanya pada saat berkonsultasi dengan dokter.

Karena meskipun ejakulasi dini terjadi pada pria, namun mempengaruhi hubungan antar pasangan.

"Berhasil atau tidaknya terapi yang dilakukan sangat bergantung oleh komunikasi, pengertian, dan kerja sama dengan pasangan," jelas Dandy.

Pemeriksaan Ejakulasi Dini

Ilustrasi sepasang suami istri yang sedang berkonsultasi dengan dokter
Ilustrasi sepasang suami istri yang sedang berkonsultasi dengan dokter (pixabay.com)

Kondisi ini perlu dipastikan secara medis oleh dokter dengan serangkaian prosedur pemeriksaan.

Halaman
123
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved