Breaking News:

Selain Kualitas Air Mani dan Sperma, Infertilitas Pria Dapat Disebabkan Faktor Genetik dan Penyakit

Penyebab infertilitas pria ada berbagai macam, mulai dari masalah sperma, faktor genetik, hingga adanya penyakit tertentu

pixabay.com
ilustrasi sperma yang baik dan sehat pada pria 

TRIBUNHEALTH.COM - Infertilitas didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk hamil setelah 12 bulan mencoba.

Infertilitas tidak hanya bisa terjadi pada perempuan, melainkan juga pria.

Penyebabnya ada berbagai macam, mulai dari masalah sperma, faktor genetik, hingga adanya penyakit tertentu.

Dilansir TribunHealth.com dari Medical News Today (MNT), berikut ini adalah rinciannya.

Masalah dengan air mani dan sperma

MNT menjelaskan, air mani adalah cairan berwarna putih susu yang dikeluarkan penis saat ejakulasi dan terdiri dari cairan dan sperma.

Cairan tersebut berasal dari kelenjar prostat, vesikula seminalis, dan kelenjar kelamin lainnya.

Sementara sperma diproduksi di testis.

Ketika ejakulasi keluar dari penis, air mani membantu mengangkut sperma menuju sel telur.

Ilustrasi sperma normal pada pria
Ilustrasi sperma normal pada pria (batam.tribunnews.com)

Baca juga: Dokter Spesialis Andorlogi Sebut Kejantanan Bukan dari Segi Sksual Tetapi Kualitas Sperma yang Bagus

Hal-hal yang dapat mempersulit sperma membuahi sel telur antara lain memiliki jumlah sperma di bawah 15 juta, motilitas sperma yang rendah, atau sperma yang memiliki bentuk yang tidak biasa dan waktu yang lebih sulit untuk membuahi sel telur.

2 dari 4 halaman

Sekitar 2 persen pria mungkin memiliki masalah seperti ini dengan sperma mereka.

Masalah ini dapat disebabkan oleh:

  • Kondisi medis: Ini bisa berupa infeksi testis, kanker, atau operasi.
  • Testis yang terlalu panas: Penyebabnya termasuk testis yang tidak turun, varikokel, varises di skrotum, penggunaan sauna atau bak air panas, mengenakan pakaian ketat, dan bekerja di lingkungan yang panas.
  • Gangguan ejakulasi: Jika saluran ejakulasi tersumbat, air mani dapat diejakulasi ke dalam kandung kemih.
  • Ketidakseimbangan hormon: Hipogonadisme, misalnya, dapat menyebabkan kekurangan testosteron.

Baca juga: Cairan Praejakulasi Pria Bisa Mengandung Sel Sperma, Tetap Berpeluang Sebabkan Kehamilan

Penyebab lainnya: faktor genetik hingga adanya penyakit

Selain masalah pada air mani dan sperma, beberapa pemicu infertilitas pada pria antara lain sebagai berikut.

Faktor genetik

Laki-laki harus memiliki kromosom X dan Y.

Jika seseorang memiliki dua kromosom X dan satu kromosom Y, seperti pada sindrom Klinefelter, testis akan berkembang secara tidak normal, dan akan ada testosteron rendah dan jumlah sperma rendah atau tidak ada sperma.

Ilustrasi faktor genetik
Ilustrasi faktor genetik (grid.id)

Gondongan

Jika ini terjadi setelah pubertas, radang testis dapat mempengaruhi produksi sperma.

Hipospadia

3 dari 4 halaman

Dengan anomali kongenital ini, lubang uretra berada di bawah penis, bukan di ujungnya.

Baca juga: Dokter Jelaskan Penyebab Susah Miliki Anak Kedua, Waspada Masalah Infertilitas Sekunder

Dokter biasanya memperbaiki kondisi ini melalui pembedahan selama masa bayi.

Jika koreksi tidak dilakukan, sperma mungkin lebih sulit mencapai leher rahim wanita.

Hipospadia mempengaruhi sekitar 1 dari setiap 200 anak laki-laki yang baru lahir di Amerika Serikat.

ilustrasi masalah infertilitas
ilustrasi masalah infertilitas (Kompas.com)

Fibrosis kistik

Ini adalah penyakit kronis yang menghasilkan pembentukan lendir lengket.

Lendir ini terutama mempengaruhi paru-paru.

Namun, MNT menyebut kondisi ini mungkin juga terkait dengan vas deferens.

Vas deferens membawa sperma dari epididimis ke saluran ejakulasi dan uretra.

Baca juga: Tips Pengidap Kanker yang Akan Melakukan Kemoterapi, Antisipasi Efek Samping yang Timbul

Ilustrasi kemoterapi pada pasien kanker
Ilustrasi kemoterapi pada pasien kanker (Tribunnews.com)

Terapi radiasi atau kemoterapi

4 dari 4 halaman

Perawatan ini dapat merusak produksi sperma.

Dalam kasus terapi radiasi, tingkat keparahan biasanya tergantung pada seberapa dekat dengan testis radiasi terjadi.

Penyakit lain

Kondisi yang terkadang dikaitkan dengan penurunan kesuburan pada pria adalah anemia, sindrom Cushing, diabetes, dan penyakit tiroid.

Obat-obatan

Beberapa obat meningkatkan risiko masalah kesuburan pada pria. Ini termasuk sulfasalazine (Azulfidine) dan steroid anabolik.

Baca berita tentang kesehatan umum lainnya di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved