Breaking News:

dr. Rimawati Tedjasukmana Paparkan Penyebab Buruknya Kualitas Tidur pada Seseorang

Kurangnya durasi tidur hingga bermain gadget sebelum tidur dapat memperburuk kualitas tidur seseorang, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. 

TRIBUNHEALTH.COM - Kualitas tidur yang baik dapat dilihat dari kemudahan untuk tidur dan mempertahankan tidur dengan baik.

Seseorang yang memiliki kualitas tidur yang baik, di pagi harinya ketika bangun ia akan merasakan badan terasa segar dan memiliki perasaan yang energik.

Namun ketika seseorang memiliki kualitas tidur yang buruk, saat terbangun di pagi harinya ia akan merasa lelah dan mengantuk.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Rimawati Tedjasukmana memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Kompas TV program Ayo Sehat.

Baca juga: Durasi Tidur Menentukan Kualitas Tidur, dr. Rimawati Tedjasukmana Paparkan Durasi Tidur yang Ideal

ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.
ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. (kompas.com)

dr. Rimawati Tedjasukmana menyampaikan terdapat beberapa penyebab buruknya kualitas tidur pada seseorang.

1. Kurangnya durasi tidur

Beberapa orang lebih memilih bekerja lebih lama dibandingkan tidur dengan durasi yang cukup.

Kurangnya durasi tidur juga dapat menyebabkan kualitas tidur yang menurun.

Karena kualitas tidur ditentukan oleh durasi tidur yang cukup dan kualitas itu sendiri.

Baca juga: 7 Tips Atasi Kelelahan selama Kehamilan, Kuncinya Tidur Nyenyak dan Cukup

ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.
ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. (Freepik.com)

2. Adanya suatu penyakit

2 dari 4 halaman

Pada beberapa orang dengan penyakit tertentu memang dapat mengganggu kualitas tidur.

Berikut ini beberapa penyakit yang dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

- Obstructive Sleep Apnea (OSA)

Obstructive sleep apnea atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.

Menurut dr. Rimawati, kondisi ini ditandai dengan mendengkur dan henti napas sesaat saat tidur.

Kondisi inilah yang menjadi penyebab tidak berkualitasnya tidur seseorang.

Baca juga: Tips Berikut Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Temukan Posisi Tepat dan Perhatikan Apa yang Dimakan

ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.
ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. (freepik.com)

- Periodic Limb Movement Disorder (PLMD)

Periodic limb movement disorder merupakan gangguan tidur dengan gejala terjadinya gerakan kaki secara berulang saat tidur.

Kaki akan melakukan gerakan secara berulang-ulang, tak hanya kaki saja kondisi ini juga terkadang terjadi pada tangan.

- Parasomia

3 dari 4 halaman

Parasomia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan aktivitas fisik atau perilaku abnormal saat tidur.

dr. Rimawati menyebutkan, kondisi ini sering terjadi pada anak-anak.

Baca juga: 5 Mitos dan Fakta Seputar Gangguan Tidur Sleep Apnea, Benarkah Hanya Dialami Orang Tua

ilustrasi bermain gadget sebelum tidur dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.
ilustrasi bermain gadget sebelum tidur dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. (pixabay.com)

3. Menggunakan gadget sebelum tidur

Penggunaan gadget sebelum tidur juga dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

Pasalnya sinar biru yang dikeluarkan oleh gadget dapat menganggu tidur seseorang.

dr. Rimawati menuturkan, sinar biru dari gadget tersebut dapat masuk ke dalam otak sehingga mengurangi produksi melatonin.

Sehingga meskipun seseorang tertidur, namun kualitas tidurnya tidak begitu bagus.

Baca juga: 5 Cara untuk Kontrol Stres, Mulai dari Olahraga, Cukup Tidur, hingga Menemukan Hobi Baru

ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana.
ilustrasi seseorang yang memiliki kualitas tidur yang buruk, berikut pemaparan dr. Rimawati Tedjasukmana. (Freepik.com)

Melatonin adalah salah satu hormon alami yang ada di dalam tubuh, dimana hormon ini berperan untuk menjaga siklus tidur bangun atau disebut juga dengan jam biologis tubuh.

Idealnya hormon ini dihasilkan secara otomatis pada pukul 23.00 hingga 03.00 dan akan terhenti saat siang hari.

"Jadi ada banyak sekali gangguan tidur itu, ada lebih dari 80 gangguan tidur."

4 dari 4 halaman

"Sleep walking, sleep talking itu juga bisa menjadi gangguan tidur."

Baca juga: Mengenal Sindrom Kaki Gelisah, Sebabkan Kesemutan dan Kram saat Tidur, Picu Terjadinya Insomnia

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Rimawati Tedjasukmana dalam tayangan YouTube Kompas TV program Ayo Sehat pada 31 Oktober 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved