TRIBUNHEALTH.COM - Menghirup uap air hangat, minum kopi hitam, hingga jahe bisa dimanfaatkan untuk mengurangi sesak napas.
Beberapa hal tersebut dapat membantu melegakan pernapasan, yang tentunya bermanfaat bagi orang yang memiliki sesak napas.
Sesak napas sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan tak semuanya karena masalah medis.
Bisa saja sesak napas disebabkan oleh suhu ekstrim, olahraga berat, merokok, hingga paparan alergen.
Untuk mengatasi sesak napas umum yang bukan termasuk kedaruratan medis, beberapa tips berikut dapat dicoba.
Menghirup uap

Dilansir TribunaHealth.com dari Medical News Today, menghirup uap dapat membantu menjaga saluran hidung seseorang tetap bersih, yang dapat membantu mereka bernapas lebih mudah.
Panas dan kelembapan dari uap juga dapat memecah lendir di paru-paru, yang juga dapat mengurangi sesak napas.
Baca juga: Sesak Napas Bisa Dipicu Obesitas hingga Kecemasan, Tak Selalu Akibat Asma
Untuk mencoba menghirup uap di rumah, seseorang dapat:
- Isi mangkuk dengan air yang sangat panas.
- Tambahkan beberapa tetes minyak esensial peppermint atau eucalyptus.
- Posisikan wajah di atas mangkuk, dan letakkan handuk di atas kepala.
- Ambil napas dalam-dalam, menghirup uap.
Orang harus membiarkan airnya agak dingin jika baru saja direbus. Jika tidak, uapnya bisa membuat kulit di wajah melepuh.
Jahe segar

MNT menyebut makan jahe segar, atau menambahkan beberapa air panas sebagai minuman, dapat membantu mengurangi sesak napas yang terjadi karena infeksi saluran pernapasan.
Satu studi menunjukkan bahwa jahe mungkin efektif dalam memerangi virus syncytial pernapasan, yang merupakan penyebab umum infeksi pernapasan.
Baca juga: Normal Terjadi Sesak Napas pada Awal Kehamilan, Dipicu Faktor Hormonal hingga Pertumbuhan Rahim
Minum kopi hitam
Minum kopi hitam dapat membantu meringankan sesak napas, karena kafein di dalamnya dapat mengurangi sesak pada otot-otot di saluran napas seseorang.
Sebuah tinjauan pada 2010 melaporkan bahwa efek kafein sedikit meningkatkan cara fungsi saluran napas pada penderita asma.
Baca juga: Ditularkan Melalui Sistem Pencernaan & Pernapasan, dr. Melia Bagikan Tips Pencegahan Hepatitis Akut
Ini bisa cukup untuk memudahkan mereka menghirup udara.
Namun, penting untuk diingat bahwa minum kopi terlalu banyak dapat meningkatkan detak jantung seseorang.
Orang harus memperhatikan asupan kafein mereka ketika mencoba opsi ini untuk memastikan bahwa mereka tidak minum terlalu banyak.

Gunakan kipas
Sebuah studi pada 2010 melaporkan bahwa menggunakan kipas genggam untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah dapat mengurangi sensasi sesak napas.
Merasakan kekuatan udara saat menghirup dapat membuatnya terasa seolah-olah lebih banyak udara yang masuk ke dalam tubuh.
Oleh karena itu, langkah ini mungkin efektif dalam mengurangi sensasi sesak napas.
Baca juga: Segera Temui Dokter jika Batuk Disertai Sulit Bernapas dan Berbagai Kondisi Berikut
Namun, penggunaan kipas angin mungkin tidak memperbaiki gejala yang terjadi karena kondisi medis yang mendasarinya.
Dalam studi lain, para peneliti tidak menemukan manfaat yang jelas dari menggunakan terapi kipas, meskipun tampaknya membantu beberapa kelompok.
Tips lain

Berbagai tips lain juga bisa dicoba untuk mengatasi sesak napas.
- Melakukan teknik pernapasan
- Pernapasan dengan bibir yang mengerucut
- Menemukan posisi yang nyaman.
Baca juga: Pernapasan Dalam dan Pursed Lip Breathing Dapat Dicoba untuk Ringankan Sesak Napas
(TribunHealth.com/Nur)