Breaking News:

Berikut Ini Dampak Buruk Kerja Berlebihan, Termasuk Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Terlalu banyak kerja sebabkan lebih sedikit waktu untuk hubungan, olahraga, dan melakukan hal-hal lain yang bisa bantu rileks

lifestyle.kompas.com
ilustrasi stres karena kerja berlebihan 

TRIBUNHEALTH.COM - Waktu kerja berlebihan patut menjadi perhatian lebih karena dampaknya terhadap kesehatan.

Salah satu kekhawatiran terbesar tentang kerja berlebihan dan kelelahan adalah stres.

Pasalnya peningkatan stres telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari depresi hingga diabetes, tekanan darah tinggi, dan masalah pencernaan.

Pekerja sosial klinis, Iris Waichler, menjelaskan kepada Medical News Today (MNT) bahwa stres tambahan akibat kerja berlebihan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol.

"Ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke," katanya, dilansir TribunHealth.com dari MNT.

Baca juga: Kerja Berebihan Tingkatkan Risiko Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Jantung Iskemik

Baca juga: Stroke Tak Selalu Berakibat Kematian, Satu di Antara Kuncinya adalah Deteksi Dini

ilustrasi penyakit stroke
ilustrasi penyakit stroke (freepik.com)

“Peningkatan stres pada tubuh juga dapat menyebabkan sakit punggung dan sakit leher serta pengencangan otot.”

“Gizi sehat dapat terganggu jika tidak ada waktu untuk makan di tempat kerja atau waktu untuk berbelanja atau memasak makanan yang lebih sehat,” tambah Waichler.

“Waktu tambahan di tempat kerja juga berarti lebih sedikit waktu untuk hubungan, olahraga, dan melakukan hal-hal lain yang dapat membantu Anda rileks. Akhirnya, stres tambahan dapat menyebabkan orang beralih ke alkohol atau obat-obatan untuk mengatasinya. Burnout bisa menjadi hasil akhirnya.”

Mengingat bahwa bahkan stresor kecil dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang seseorang, seperti yang ditunjukkan oleh sebuah penelitian dari tahun 2018, dampak dari paparan stres kronis bisa sangat mengerikan.

Baca juga: Aneurisma Otak Bisa Sebabkan Stroke, Penting untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Baca juga: Kecemasan, Stres, dan Depresi Dapat Tingkatkan Risiko Seseorang Terkena Stroke

Ilustrasi stroke iskemik dan stroke
Ilustrasi stroke iskemik dan stroke (kompas.com)

“Ketika Anda mengalami stres dalam jangka waktu yang lama, mekanisme ‘fight or flight‘ Anda dapat terus diaktifkan,” jelas Elizabeth Roddick, apoteker yang berbasis di Inggris, dan penasihat kesehatan untuk wanita di atas 50 tahun.

2 dari 2 halaman

“Ironisnya mekanisme ini berguna di saat-saat bahaya (seperti) ketika keluar dari jalur mobil. Aliran adrenalin yang tiba-tiba memicu otot, jantung, dan kesadaran visual Anda, membantu Anda bergerak dengan cepat, ”katanya.

“Jika di sisi lain, stres tanpa henti merasuki kehidupan kerja Anda, mungkin ditambah dengan jam kerja yang panjang tanpa istirahat, maka kesehatan mental dan fisik Anda dapat terpengaruh.”

Roddick memberi MNT contoh pribadi tentang stres terkait pekerjaan melalui pengalamannya sendiri menjalankan dua apotek di Glasgow.

Baca juga: Meski Berlangsung Sebentar, Stroke Ringan Tetap Memerlukan Tindakan Medis, Simak Gejala Berikut Ini

Baca juga: Ilmuwan Kembangkan Tes Darah untuk Prediksi Stroke, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung

ilustrasi penderita stroke
ilustrasi penderita stroke (tribunnews.com)

Ketika anggota staf jatuh sakit dan Roddick dipaksa bekerja terlalu keras, dia terkena infeksi tenggorokan, yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk berbicara dengan jelas selama 2 bulan.

“Ini […] menggambarkan dengan jelas bagaimana stres yang berlebihan dapat mengakibatkan manifestasi masalah fisik,” kata Roddick.

"Dan bagaimana, menghadapi banyak contoh selama bertahun-tahun pasien saya menunjukkan gejala fisik karena stres, sangat penting untuk kesejahteraan untuk memastikan stres dikelola sebelum mempengaruhi kesehatan."

Baca berita tentang kesehatan umum lainnya di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved