Breaking News:

Terjadi Penurunan Kasus Covid-19, Jubir Vaksin Imbau Deteksi Dini Guna Putus Mata Rantai Penularan

Dalam seminggu terakhir, kasus konfirmasi harian COVID-19 di 14 provinsi konsisten mengalami penurunan.

kompas.com
Ilustrasi melindungi diri dari penularan Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyebutkan libur panjang yang terjadi pada Akhir Februari dan awal Maret 2022 berpotensi memicu kenaikan kasus COVID-19.

Hal ini mengingat saat hari libur panjang ada kecenderungan peningkatan interaksi dan mobilitas masyarakat terutama yang ingin bepergian ke luar daerah.

"Libur panjang selalu menjadi potensi terjadi peningkatan kasus, tetapi peningkatan kasus ini bisa kita tanggulangi dengan baik."

"Sehingga tidak menyebabkan sesuatu yang lebih parah, ini masih dalam batas yang bisa kita atasi bersama," kata dr. Nadia dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Baca juga: dr. Erlina Imbau Bagi Masyarakat yang Menunjukkan Gejala Covid-19 untuk Segera Melakukan Pemeriksaan

Guna mengantisipasi kenaikan kasus, pemerintah telah melakukan persiapan. Seperti:

- Penyediaan ruang perawatan COVID-19 di RS

- Obat-obatan

ilustrasi macam obat
ilustrasi macam obat (tribunnews.com)

- Oksigen medis

Baca juga: Siti Nadia Tarmizi Jelaskan Target Penerima Vaksin Booster: Di Atas 18 Tahun, Sudah Vaksin Dosis 2

- Meningkatkan kualitas layanan kesehatan di fasyankes

- Mempercepat vaksinasi dosis lengkap

- dan booster bagi masyarakat berusia diatas 18 tahun.

Tak hanya itu, Kemenkes juga memperkuat testing dan tracing yang dilanjutkan dengan treatment.

Ilustrasi test Covid-19.
Ilustrasi test Covid-19. (Freepik.com)

Bagian ini merupakan bagian penting dari penemuan kasus secara cepat agar tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat.

Hal ini mengingat, varian Omicron jauh lebih mudah dan cepat menyebar dibandingkan varian yang sebelumnya.

Baca juga: Kasus Omicron Semakin Meningkat, Kemenkes Imbau Dinkes Antisipasi Kekurangan Nakes

"Saat ini kita berharap walaupun kemarin sempat long weekend dan mungkin terjadi kenaikan kasus, jika ada gejala dan kontak erat, masyarakat diimbau segera lakukan isolasi."

"Ini upaya untuk memutus mata rantai penularan, karena Omicron kan menular dengan sangat cepat."

"Kalau kita tidak lakukan deteksi dini kasus akan terus melonjak. Karenanya antisipasi masyarakat sangat penting," terangnya.

Ilustrasi mengantisipasi virus Omicron
Ilustrasi mengantisipasi virus Omicron (Freepik.com)

Nadia berharap berbagai upaya tersebut dapat mempertahankan perkembangan COVID-19 yang kian membaik sejak merebaknya Omicron pada Januari lalu.

Dalam seminggu terakhir, kasus konfirmasi harian COVID-19 di 14 provinsi konsisten mengalami penurunan.

Jumlah ini meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang hanya 10 provinsi.

Baca juga: Waspada Terinfeksi Varian Omicron, Dokter: Hampir Sama dengan Flu Biasa tapi Ini Lebih Lengkap

Halaman
123
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved