Breaking News:

Terlalu Lama Tidur Siang Justru Bisa Berdampak Buruk pada Kualitas Tidur Malam

Selain itu faktor konsistensi juga penting dalam menunjang kualitas tidur yang baik

Pixabay
llustrasi tidur siang 

TRIBUNHEALTH.COM - Beberapa kebiasaan secara alami dapat mempengaruhi kualitas dan durasi tidur.

Misalnya saja adalah tidur siang dalam durasi yang panjang, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari Healthline, Minggu (9/1/2022).

Sementara power nap singkat bermanfaat, tidur siang yang lama atau tidak teratur di siang hari dapat berdampak negatif pada tidur malam.

Tidur di siang hari dapat mengacaukan jam internal tubuh (siklus sirkardian), artinya mungkin akan terjadi kesulitan untuk tidur di malam hari.

Faktanya, dalam sebuah penelitian, partisipan menjadi lebih mengantuk di siang hari setelah tidur siang.

Baca juga: dr. Andreas Prasadja Berikan Solusi untuk Mengatasi Kebiasaan Tidak Tidur saat Malam Hari

Baca juga: Olahraga Berenang Bermanfaat untuk Tingkatkan Mood dan Kualitas Tidur

Ilustrasi bangun segar setelah tidur di malam hari
Ilustrasi bangun segar setelah tidur di malam hari (Pixabay)

Studi lain mencatat bahwa tidur siang selama 30 menit atau kurang dapat meningkatkan fungsi otak di siang hari.

Sementara itu, tidur siang yang lebih lama dapat membahayakan kesehatan dan kualitas tidur.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa tidur siang secara teratur tidak mengalami kualitas tidur yang buruk atau gangguan tidur di malam hari.

Jika seseorang tidur siang secara teratur dan tidur nyenyak, maka tidak yang perlu dikhawatirkan. 

Inkonsistensi waktu tidur pada malam hari juga berdampak serupa.

Konsisten

ilustrasi waktu tidur tidak konsisten
ilustrasi waktu tidur tidak konsisten (freepik.com)

Baca juga: Gangguan Tidur Berdampak Fatal, Salah Satunya Memicu Masalah Jantung dan Komplikasi Kesehatan

Baca juga: Kenali Durasi Tidur yang Paling Baik, Bisa Berdampak Negatif jika Kekurangan atau Kelebihan

Konsisten dengan waktu tidur dan bangun dapat membantu kualitas tidur jangka panjang.

Satu studi mencatat bahwa peserta yang memiliki pola tidur tidak teratur dan tidur larut malam di akhir pekan dilaporkan kurang tidur.

Studi lain telah menyoroti bahwa pola tidur yang tidak teratur dapat mengubah ritme sirkadian dan tingkat melatonin, yang memberi sinyal pada otak untuk tidur.

Jika kesulitan tidur, cobalah untuk membiasakan bangun dan tidur pada waktu yang sama.

Setelah beberapa minggu, mungkin kondisinya akan membaik.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved