Breaking News:

3 Bakteri dalam Tubuh Manusia Mungkin Bisa Lawan Infeksi Covid-19

Studi ilmiah mengidentifikasi 3 bakteri yang kemungkinan bisa melawan infeksi Covid-19

tribunnews.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNHEALTH.COM - Dalam tubuh manusa terdapat berbagai mikroba yang juga berperan dalam metabolisme.

Studi terbaru menunjukkan, beberapa mikroba tersebut bisa melawan infeksi Covid-19, dilansir TribunHealth.com dari Medical News Today, Kamis (6/1/2022).

Peneliti Universitas Rockefeller sudah tertarik pada molekul kecil yang dihasilkan bakteri yang berhubungan dengan manusia dan efeknya pada sel inang tubuh dan organisme yang hidup bersama dari mikrobioma.

Jadi, ketika pandemi melanda New York City, mereka menggunakan laboratorium mereka untuk mempelajari interaksi virus SARS-CoV-2 dengan mikrobioma manusia.

Baca juga: Pemakaian Mouthwash Selama 30 Detik dapat Mematikan Virus Corona? Begini Ulasan drg. Anastasia

Baca juga: Delmicron Bukan Varian Baru Virus Corona, Pertama Kali Diucapkan oleh Dokter India

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (tribunnewswiki.com)

Para ilmuwan mengajukan pertanyaan, dapatkah mikrobioma manusia menghasilkan metabolit, atau molekul kecil, yang menghambat pertumbuhan virus SARS-CoV-2?

Dalam artikel jurnal mSphere, penulis pertama Dr. Frank J. Piscotta berkolaborasi dengan penulis utama Dr. Sean F. Brady dan tim yang terdiri dari beragam ahli kimia Universitas Rockefeller, ahli biofisika molekuler, dan ahli virologi untuk menjawab pertanyaan kompleks ini.

3 bakteri dapat mengurangi infeksi virus

Meskipun ribuan bakteri berbeda membentuk mikrobioma manusia, para peneliti memilih untuk mempelajari kelompok 50 bakteri yang beragam dan representatif.

Mereka melakukan ini dengan mengisolasi senyawa bakteri dan menguji sifat antivirus mereka dalam kultur sel laboratorium.

Baca juga: Penelitian Ilmiah: Infeksi Virus Corona Varian Omicron 70 Kali Lebih Cepat Dibanding Delta

Baca juga: dr. Reisa Broto Asmoro Ingatkan Disiplin Prokes,Virus Corona Bermutasi Hingga Ada Varian Baru

Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2
Ilustrasi virus corona varian delta AY.4.2 (kompas.com)

Para peneliti merampingkan kultur ini untuk menemukan 10 bakteri yang mengurangi infeksi virus oleh SARS-CoV-2 sebesar 10%.

Mereka kemudian menyaring kelompok ini untuk memasukkan hanya bakteri yang metabolitnya menghambat pertumbuhan virus lebih dari 90%.

Para peneliti mengidentifikasi tiga metabolit utama dengan aktivitas anti-SARS-CoV-2:

  • pirazin yang disebut 2,5-bis(3-indolilmetil)pirazin (BIP)
  • agonis reseptor 5-hydroxytryptamine (5-HTR) tryptamine
  • senyawa bernama N6-(Δ2-isopentenyl) adenosine (IPA)
Ilustrasi kelelawar sempat dicurigai sebagai penyebar virus corona
Ilustrasi kelelawar sempat dicurigai sebagai penyebar virus corona (Pixabay)

Baca juga: Virus Corona Varian Omricon Masuk Inggris, Ahli Percaya Vaksinasi Tetap Bisa Melindungi dari Infeksi

Baca juga: Sebuah Studi Memandang Virus Corona Berasal dari Pasar Wuhan, Pemerintah China Sudah Musnahkan Bukti

Para peneliti menguji ketiga metabolit aktif anti-SARS-CoV-2 yang diturunkan dari mikrobioma untuk aktivitas melawan panel virus RNA, selain SARS-CoV-2.

Panel ini termasuk coronavirus musiman, virus demam kuning, dan virus parainfluenza.

Dari jumlah tersebut, IPA menunjukkan aktivitas antivirus terluas.

Tryptamine lebih menghambat virus corona, dan BIP memiliki spektrum yang serupa, sedikit lebih terbatas dibandingkan dengan IPA.

Di antara temuan penting lainnya, para peneliti Rockefeller mengakui bahwa, sepengetahuan mereka, ini adalah studi pertama yang menemukan molekul spesifik dengan aktivitas antivirus yang dihasilkan mikrobioma manusia.

Dr. Brady memperingatkan bahwa penting untuk tidak terlalu menyederhanakan hasil penelitian dan bahwa kerja tim menyajikan serangkaian eksperimen awal.

Namun, dia mengakui bahwa penelitian tersebut dapat membuka jalur penyelidikan baru untuk mengembangkan obat-obatan.

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved