Breaking News:

dr. Reisa Broto Asmoro Ingatkan Disiplin Prokes,Virus Corona Bermutasi Hingga Ada Varian Baru

Menurut dr. Reisa Broto Asmoro cara pencegahanya masih sama yaitu disiplin protokol kesehatan.

Pixabay
Ilustrasi virus corona varian omicron, simak ulasan dr. Reisa Broto Asmoro 

TRIBUNHEALTH.COM - Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro paparkan jika Indonesia masih dalam pandemi COVID-19.

Virus corona masih mengintai siapa saja yang berisiko tertular tanpa membedakan korbannya.

Oleh karena itu, infomasi yang sama tentang pencegahan dan perkembangan terkini COVID-19 harus dipastikan sampai ke semua orang di pelosok Indonesia termasuk para penyandang disabilitas.

Baca juga: Bolehkah Mengganti Nasi dengan Sumber Karbohidrat Lain? Begini Tanggapan R. Radyan Yaminar, S.Gz

Pemerintah dan satgas penanganan COVID-19 sejak awal pandemi di tahun 2020 selalu memastikan adanya juru bahasa insyarat untuk membantu menyampaikan pesan-pesan pemerintah diterima baik oleh semua kelompok masyarakat termasuk bagi mereka yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Ilustrasi virus corona varian omicron
Ilustrasi virus corona varian omicron (Pixabay)

Kemampuan 3T (Testing, Tracing, Treatment) semakin tinggi sudah diatas 200.000/hari.

Selain itu, cakupan vaksinasi semakin meluas.

Sudah hampir setengah dari 208 juta sasaran vaksinasi menerima vaksin lengkap.

Sedangkan lebih dari 40 juta lainnya sudah di vaksinasi dosis pertama dan menunggu giliran mendapatkan dosis kedua.

Kebanyakan dari 514 kabupaten dan kota dalam kondisi PPKM level 1 dan yang artinya pengendalian penyebaran COVID-19 baik.

Baca juga: Ketahui Dampak yang Terjadi Apabila Menghilangkan Asupan Karbohidrat Saat Melakukan Diet

Serta 6 indikator pertama dalam capaian vaksinasi masuk ke dalam kategori yang bagus.

"Kondisi membaik inilah hadiah natal dan tahun baru kita bersama, dimana kita dapat merayakan nataru dengan suka cita bukan dengan rentetan berita duka atau ucapan belasungkawa," pungkasnya.

Namun pandemi masih berlangsung, virus corona bahkan sudah berubah atau bermutasi hingga memiliki varian yang baru yakni varian Omicron.

Banyak yang belum diketahui tentang varian Omicron.

Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro
Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro (tribunnews.com)

"Apakah virusnya menjadi semakin ganas atau mematikan, ataukah melemah dan ketahanan tubuh terlalu kuat bagi virus yang membuat kita sakit gawat," tambahnya.

Kita ketahui jika cara pencegahanya masih sama yaitu disiplin protokol kesehatan.

Terutama memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: R. Radyan Yaminar, S.Gz Sarankan untuk Lakukan Konsultasi dengan Ahli Gizi sebelum Melakukan Diet

Penjelasan Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 03 Desember 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved