Breaking News:

Dokter Praktisi Kesehatan Tidur Ungkap Berbagai Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Kurang Tidur

Berikut ini simak informasi dari dokter praktisi kesehatan tidur, mengenai berbagai penyakit yang bisa timbul akibat kurang tidur

Freepik.com
Ilustrasi seorang laki-laki yang memiliki waktu tidur sebentar-simak informasi dari dokter praktisi kesehatan tidur, mengenai berbagai penyakit yang bisa timbul akibat kurang tidur. 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, Rimawati Tedjasukmana menjelaskan dampak kualitas tidur yang buruk bagi kesehatan.

Menurut penjelasannya, sebelum memahami risikonya, penting untuk memahami fungsi tidur.

Fungsi tidur tidak hanya sebatas untuk beristirahat saja.

Baca juga: Alasan Mengapa Kekurangan dan Kelebihan Tidur Bisa Picu Penurunan Fungsi Kognitif, Termasuk Demensia

Melainkan terdapat beberapa hormon yang dikeluarkan saat tidur dan berfungsi untuk memperbaiki sel-sel otak.

Begitu pula juga dengan aktivitas belajar, juga memerlukan waktu tidur.

Ilustrasi seseorang yang tidur
Ilustrasi seseorang yang tidur (freepik.com)

Sehingga bila tidak tidur atau waktu tidur berkurang dalam jangka panjang, maka akan menimbulkan berbagai penyakit.

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, berikut beberapa penyakit yang bisa terjadi akibat waktu tidur berkurang dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Tak Perlu Olahraga Mati-matian, Presiden IDF Sebut Risiko Diabetes Tipe 2 Bisa Turun dengan Hal Ini

Di antaraya seperti:

- Hipertensi

- Diabetes

Baca juga: Dokter Sebut Work From Home (WFH) Bisa Picu Insomnia, Idealnya Tempat Kerja Dibuat Terpisah

Ilustrasi pasien diabetes
Ilustrasi pasien diabetes (Freepik.com)

Baca juga: Waspada Alami Demensia Alzheimer, Ini Pesan dari Dokter Spesialis Saraf, dr. Debby Amelia

- Jantung

- Stroke

- Demensia

- Bahkan kanker.

Baca juga: Apakah Tidur Siang Bisa Picu Insomnia? dr. Andreas Prasadja Beri Penjelasan Sebaliknya

ilustrasi gangguan tidur atau insomnia
Ilustrasi alami gangguan tidur (freepik.com)

Baca juga: dr. Dyana Theresia Watania, Sp.M Anjurkan untuk Istirahat Setiap Dua Jam Ketika Menggunakan Gadget

Selanjutnya, ditemukan dalam penelitian, bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 7 jam, cenderung memiliki angka kematian yang lebih tinggi.

Kondisi ini bisa berlaku pada golongan umur apa saja.

"Jadi tidur itu sangat penting, karena masyarakat semakin global kadang-kadang tidur yang dikorbankan. Sayangnya itu," tandas Rimawati.

Baca juga: Dokter Sebut Olahraga sebelum Tidur Bisa Picu Insomnia, Beri Jeda Agar Tetap Bisa Tidur Nyenyak

Penjelasan Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, Rimawati Tedjasukmana ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Minggu, 31/10/2021.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved