Breaking News:

Dokter Sebut Work From Home (WFH) Bisa Picu Insomnia, Idealnya Tempat Kerja Dibuat Terpisah

Lingkugan kerja yang sama dengan lingkungan tidur dan aktivitas membuat hygiene tidur menjadi buruk

Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Melia Istighfaroh
Pexels
Ilustrasi dampak buruk kerja dari rumah, bisa bikin insomnia? 

TRIBUNHEALTH.COM - Kasus insomnia di berbagai belahan dunia meningkat selama pandemi.

Sebagai gambaran, penderita insomnia di Inggris melonjak dari 1/6 penduduk menjadi 1/4 penduduk, sebagaimana dibahas dalam Ayo Sehat Kompas TV edisi Kamis (1/7/2021).

Tak hanya Inggris, Tiongkok juga mengalami masalah yang sama.

Selama lockdown, angka insomnia naik dari 14,6 persen menjadi 20 persen.

Lalu bagaimana di tanah air?

Dokter Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Andreas Prasadja, menyebut tidak ada data resmi terkait hal ini.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Bisa Picu Kecemasan, Dokter: Segera Konsultasi jika Sudah Ganggu Kehidupan

Baca juga: Pekerjaan Menggunakan Gadget di Masa Pandemi Beresiko Terhadap Kerusakan Mata

ilustrasi bekerja dari rumah
ilustrasi bekerja dari rumah (Pixabay.com)

Hanya saja, pasien insomnia yang datang ke kliniknya meningkat hingga 70 persen.

"Kita tidak mempunyai data pasti kalau untuk di Indonesia. Yang saya tahu saja di klinik kami ini terjadi peningkatan luar biasa. Jumlah pasien ini meningkat sampai 70% bisa dibilang, yang insomnia," katanya dikutip TribunHealth.com.

Terkait hal ini, dr. Andreas Prasadja menyebut kebijakan work from home (WFH) tak luput dari penyebab.

Dia menyebut sebagai hygiene tidur yang buruk.

2 dari 2 halaman

"Jadi misalkan sepanjang hari di tempat yang sama, di lokasi yang sama," paparnya.

Baca juga: Psikolog Membagikan Tips untuk Membangun Kepercayaan Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Dr. drg. Munawir Usman M.AP Jelaskan Cara Aman Perawatan Gigi ke Dokter Gigi selama Pandemi COVID-19

ilustrasi bekerja dari rumah
ilustrasi bekerja dari rumah (Pixabay.com)

"Bekerja, tidur di tempat yang sama."

Dia menyebut, memang banyak yang bekerja dari kamar tidur selama lockdown.

Rupanya, kegiatan berulang-ulang di tempat yang sama ini turut berpengaruh terhadap kualitas tidur.

"Nah ini yang kita sebut sebagai higiene tidur yang buruk," sebutnya.

Menurut dr. Andreas Prasadja, idealnya tempat kerja terpisah dari tempat beraktivitas.

Baca artikel lain seputar kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comWork From HomeinsomniaPandemi Covid-19Andreas Prasadja Tyara Renata
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved