Breaking News:

Sakit Punggung Parah Bisa Jadi Gejala Osteoporosis, Berisiko Sebabkan Patah Tulang jika Tak Diobati

Penurunan kekuatan tulang normal terjadi seiring bertambahnya usia, namun jika terlalu cepat bisa jadi itu adalah tanda osteoporosis

health.kompas.com
ilustrasi seseorang yang mengalami nyeri tulang belakang karena osteoporosis 

TRIBUNHEALTH.COM - Osteoporosis terjadi ketika pembentukan tulang baru gagal mengimbangi hilangnya tulang lama.

Akibatnya kepadatan tulang hilang dan menjadi keropos.

Kondisi ini lama kelamaan bisa menghilangkan kepadatan tulang, dilansir TribunHealth.com dari Express, Sabtu (13/11/2021).

Tulang mereka yang mengalami kondisi tersebut perlahan-lahan menjadi lebih lemah dari waktu ke waktu yang secara tajam meningkatkan risiko patah tulang.

Dalam kasus yang paling serius, tulang bisa menjadi sangat rapuh.

Bahkan untuk tekanan ringan, seperti batuk atau membungkuk, dapat menyebabkan patah tulang yang menyakitkan.

Osteoporosis sebagian besar tanpa gejala, namun mereka yang memiliki kondisi tersebut seringkali tidak akan mengalami rasa sakit yang berhubungan dengan penyakit tersebut sampai tulangnya patah.

Baca juga: 4 Suplemen yang Bisa Diminum oleh Orang Berisiko Tinggi Terkena Osteoporosis

Baca juga: Osteoporosis Bisa Dicegah Sejak Remaja, Simak Tips Ahli Kesehatan Tulang Berikut Ini

Ilustrasi osteoporosis
Ilustrasi osteoporosis (tribunnewswiki.com)

Meskipun patah tulang sering kali merupakan tanda pertama osteoporosis, Age UK telah menguraikan tiga tanda utama yang harus diwaspadai karena dapat menunjukkan bahwa tulang telah melemah:

  • Sakit punggung yang parah
  • Tulang belakang menjadi melengkung
  • Kehilangan tinggi badan

Orang yang lanjut usia banyak yang mengalami bungkuk,sesuatu yang sering dikaitkan dengan osteoporosis.

Ini terjadi karena tulang di tulang belakang telah patah atau melemah, sehingga sulit untuk menopang berat tubuh.

Akibatnya, postur membungkuk ke depan dapat berkembang.

Demikian pula, perasaan bahwa seseorang telah kehilangan tinggi badan dapat dikaitkan dengan hal ini.

Siapa yang paling mungkin terkena osteoporosis?

Ilustrasi penyakit osteoporosis
Ilustrasi penyakit osteoporosis (palembang.tribunnews.com)

Baca juga: Osteoporosis Lebih Sering Terjadi pada Wanita, Terutama yang Telah Lewati Masa Menopause

Baca juga: Perempuan Lebih Berisiko Terkena Osteoporosis, Ada Jenis Lain yang Bisa Serang Anak-anak

Kehilangan kepadatan tulang adalah bagian normal dari proses penuaan, tetapi beberapa kehilangan tulang jauh lebih cepat daripada yang lain, yang dapat menyebabkan osteoporosis.

Secara keseluruhan orang yang lebih tua lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut.

Wanita berada pada risiko yang lebih tinggi daripada pria karena mereka dapat kehilangan kepadatan tulang dengan cepat dalam beberapa tahun pertama setelah menopause.

Jika seorang wanita telah mengalami menopause dini atau jika indung telurnya diangkat, mereka jauh lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut menurut NHS.

Tetapi faktor-faktor lain dapat membuat seseorang rentan terhadap penyakit ini, seperti:

  • Riwayat keluarga osteoporosis
  • Mengonsumsi tablet steroid dosis tinggi selama lebih dari tiga bulan
  • Memiliki gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia
  • Tidak sering berolahraga
  • Merokok dan minum banyak
  • Memiliki indeks massa tubuh yang rendah

Bagaimana cara menghindari osteoporosis?

ilustrasi nyeri tulang belakang
ilustrasi nyeri tulang belakang (medan.tribunnews.com)

Baca juga: Tahukah Anda Bahwa Osteoporosis 3X Lebih Tinggi pada Perempuan daripada Laki-Laki?

Baca juga: Waspada Alami Cidera pada Tulang Punggung, Simak Informasi dari Dokter Spesialis Neurologi

Sayangnya bagi sebagian orang, kondisi ini tidak dapat dihindari seiring bertambahnya usia.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved