TRIBUNHEALTH.COM - Juru bicara vaksinasi Covid-19 dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa terdapat 10 kasus varian baru B 177 di Indonesia.
Transmisi lokal varian B 177 sudah terjadi di beberapa wilayah.
Di antaranya:
- Kabupaten Karawang
Baca juga: 4 Tips Jaga Imunitas Tubuh ketika Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19
Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Klaster Perkantoran Melonjak, Imbau Penutupan Sementara Operasional Kantor
Baca juga: Apa Efek Bila Ibu Hamil Terlanjur Mendapatkan Vaksin Covid-19 Dok?
- Provinsi Sumatera Selatan
- Provinsi Sumatera Utara
- Provinsi Kalimantan Selatan.
Oleh sebab itu, Nadia menghimbau untuk melakukan pembatasan mobilitas.
Hal ini dilakukan untuk untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus dan termasuk juga mengatasi penularan varian baru.

"Sehingga kembali lagi pembatasan menjadi kunci utama kita untuk mengatasi varian dan penyebaran dari varian baru ini."
"Kita melihat bahwa mobilitas yang tinggi akan menyebabkan lonjakan kasus."
"Sementara mobilitas yang rendah itu akan menekan laju penularan,” terangnya dikutip TribunHealth.com dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id.
Peningkatan kasus yang terjadi di berbagai negara menjadi kewaspadaan bersama.
Kasus di India yang saat ini sudah hampir mencapai angka 18 juta kasus COVID-19, serta kematian yang terjadi setiap 4 menit, bisa menjadi pembelajaran bersama.

Baca juga: Ketahui Bahaya Delirium, Gejala Baru Penderita COVID-19
Baca juga: Memiliki Riwayat TBC, Apakah Boleh Vaksin Covid-19 Dok?
Agar Indonesia jangan sampai mengalami hal yang sama.
Terdapat beberapa negara di Asia mengalami peningkatan kasus Covid-19.
Jepang sudah mencapai 1000 kasus infeksi barunya, sementara Singapura ada 16 kasus komunitas.
Oleh sebab itu, Nadia berharap seluruh masyarakat Indonesia semakin waspada.
Hal ini terjadi lantaran negara tersebut terletak tidak jauh dengan Indonesia.

"Perlu kembali kami tekankan bahwa negara-negara ini terutama negara-negara yang bertetanggaan dengan kita berada di Asia."
"Mereka sudah melakukan kewaspadaan dan sudah memperlihatkan adanya peningkatan kasus Covid-19,” sambungnya.
Sehingga ia menambahkan walaupun sudah membatasi mobilitas harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Hal itu adalah kunci untuk menekan laju penularan.
Baca juga: Pasca Zona Merah Meningkat, Satgas Covid Imbau Pemda Antisipasi Libur Lebaran
Baca juga: Apa Saja Syarat Tes Covid-19 Menggunakan GeNose? Simak Berikut Ini
Baca juga: Orang Tua Perlu Waspada Penularan COVID-19 pada Anak
(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)