Breaking News:

Ketahui Bahaya Delirium, Gejala Baru Penderita COVID-19

Delirium atau gangguan kesadaran ini bukan merupakan suatu gejala baru dan sudah lama. Akan tetapi memang tidak menonjol.

m.tribunnews.com
Ilustrasi gejala delirium 

TRIBUNHEALTH.COM - Delirium atau gangguan kesadaran ini bukan merupakan suatu gejala baru dan sudah lama.

Akan tetapi memang tidak menonjol.

Yang menonjol selama ini kan deman dan gangguan respirasi seperti batuk dan sesak.

Kondisi ini dapat terjadi karena 2 hal.

Baca juga: Tanaman Herbal Dapat Meningkatkan Imunitas, Simak Penjelasannya

Baca juga: Berpuasa Dapat Meminimalisir Aktivitas Merokok, Sehingga Dapat Mengurangi Efek Sampingnya

Yang pertama, virus ini menimbulkan kerusakan di paru.

Sehingga terjadi kekurangan oksigen karena pertukaran udara juga terganggu.

Sehingga darah yang beredar di dalam tubuh adalah darah yang kekurangan oksigen.

Ilustrasi penderita delirium
Ilustrasi penderita delirium (tribunnewswiki.com)

Darah yang kekurangan oksigen ini terus dipompakan oleh jantung keseluruh tubuh.

Sehingga organ-organ di dalam tubuh juga kekurangan oksigen termasuk otak.

Jika otak kekurangan oksigen akan terjadi pelebaran pembuluh darah dan terjadi pembengkakan.

Halaman
123
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved