Breaking News:

Dokter Sebut Usia Suami dan Istri yang Terpaut Jauh Bisa Picu Masalah Kehidupan Seksual

Sebut perbedaa usia bisa jadi masalah di kehidupan seksual, dr Binsar Martin Sinaga beri penjelasan ini

pixabay.com
Ilustrasi orgasme pada perempuan 

TRIBUNHEALTH.COM - Medical Sexologist dr Binsar Martin Sinaga menyorot perbedaan usia pasangan suami istri.

Dia menyebut perbedaan usia yang terlalu jauh bisa mendatangkan masalah pada kehidupan seksualnya.

Apa lagi jika selesihnya mencapai sepuluh tahun atau lebih.

Menceritakan pengalamannya, dr Binsar mengatakan kerap ada keluhan dari pasangan yang usianya terpaut terlalu jauh.

"Pada saat pria usianya sudah memasuki 60 tahun, kadar testosteron yang rendah, ereksi yang tidak baik, apa lagi kalau sudah punya banyak penyakit," kata dr Binsar dalam Program Edukasi Seksual Tribunnews.com.

"Di sisi lain wanitanya masih 40 tahun, masih bugar."

"Selesai itu."

Padahal ketika bugar libido perempuan sendiri tak kalah dari pria.

Baca juga: Mengenal 4 Derajat Ereksi Pria dari Sudut Pandang Medis, Paling Top Seperti Mentimun

Baca juga: Ereksi yang Tidak Tahan Lama Ternyata Bisa Jadi Tanda Tubuh Pria Kurang Bugar

Ilustrasi berhubungan suami istri
Ilustrasi berhubungan suami istri (pixabay.com)

Bahkan, dia menyebut seorang perempuan sanggup orgasme tiga kali dalam sekai hubungan badan.

"Jadi gini. Pria dan wanita memiliki suatu anatomi yang berbeda," pejelasan

2 dari 4 halaman

"Kalau pria sudah ejakulasi, selesai sudah. Dia pasti tidak bisa ereksi, butuh waktu untuk bisa mengadakan yang namanya ereksi kembali."

Sementara pada wanita hal seperti itu tidak berlaku.

Seorang wanita bisa melakukan berkali-kali.

Baca juga: Sudah Diberikan MPASI, Sampai Usia Berapa Bayi Masih Perlu ASI? Simak Jawaban Dokter Berikut Ini

Baca juga: Jam Berapa Sih Waktu yang Tepat untuk Tidur Malam? Ini Penjelasan Dokter

"Setelah orgasme turun, tapi bisa mengalami lagi. Inilah perbedaan pria dan wanita."

dr Binsar menekankan pentingnya pasangan suami istri untuk mengetahui masalah seperti ini.

"Untuk bahagia lahir dan batin itu wanita bisa. Saya katakan kemampuan seksual wanita sama seperti seorang pria," tandasnya.

"Libibo seorang wanita sama dengan pria, tidak beda."

"Jadi sebetulnya pria juga harus tahu wanita bukan produk lemah."

Posisi Woman on Top

Ilustrasi perempuan mencapai orgasme
Ilustrasi perempuan mencapai orgasme (pixabay.com)

Baca juga: Benarkah Terlalu Lama Berjemur Bisa Sebabkan Kanker Kulit? Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini

Baca juga: Bahaya, Perempuan yang Gemuk di Bagian Pinggang Bisa Indikasikan Penyakit Ini

Meski memiliki potensi, dr Binsar mengatakan 70 persen wanita di Indonesia tidak pernah mencapai orgasme.

3 dari 4 halaman

"Ternyata 70% wanita di Indonesia kagak pernah merasakan orgasme. Kalau kita tanyakan orgasme, barang apa itu?"

Katanya, hal itu karena posisi berhubungan intim yang kurang sesuai.

dr Binsar lalu membeberkan posisi yang paling pas bagi perempuan untuk mencapa orgasme.

"Ternyata posisinya adalah woman on top."

Baca juga: Dokter Jelaskan Sederet Manfaat dan Bahaya Asam Folat, Jika Kelebihan Bisa Picu Penyakit

Ilustrasi orgasme pada perempuan
Ilustrasi orgasme pada perempuan (pixabay.com)

Woman on top disebut dr Binsar sebagai posisi terbaik untuk mencapai orgasme bagi perempuan.

Pasalnya, dalam posisi tersebut pihak wanita bisa mengontrol alat kelamin suaminya.

"Jadi si wanita tersebut di atas dia akan mengatur penis suaminya untuk menyentuh klitoris dan g-spot."

"Tidak heran dia akan membuat gerakan untuk menggosokkan klitoris dan g-spot."

Kemudian, dr Binsar menjelaskan lebih rinci soal orgasme pada perempuan.

"Orgasme itu ditentukan oleh dua ya. Oleh klitoris G-Spot."

Baca juga: Bicara Soal Pria Bertubuh Atletis tapi Tak Bugar di Ranjang, Medical Sexologist: Masalahnya Satu

Baca juga: Siapa Sangka, di Balik Rasa yang Enak, Makanan Ultra Proses Ternyata Punya Sifat Adiktif

4 dari 4 halaman

Rupanya, meski sudah mencapai orgasme perempuan bisa langsung mencapainya lagi tanpa perlu menunggu waktu tertentu.

"Begitu dia orgasme dia langsung bisa, tidak perlu menunggu waktu dia akan bisa tersensitisasi ulang," jelas dr Binsar.

"Wanita bisa langsung mengalami yang namanya orgasme ulang ya, sehingga dia tidak perlu menunggu waktu seperti seorang pria, tandasnya."

Selain itu, tak ada batasan usia bagi perempuan untuk bisa mencapai multiple orgasme.

Yang terpenting, tubuh dalam keadaan bugar dan sanggup melakukannya.

Sama seperti pria yang berdampak pada testosteron, penurunan fungsi metabolisme tubuh wanita juga akan berdampak pada hormon estrogen.

Pada akhirnya hal tersebut akan berdampak pada penurunan libido seksual.

(TribunHealth.com)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved