Breaking News:

drg. Citra: Terjadinya Perubahan Warna Gigi Tidak Berpengaruh terhadap Kesehatan

MAsih banyak masyarakat yang kurang memperhatikan kesehatan giginya. Selain itu, perubahan warna gigi membuat seseorang mempertanyakan kesehatan.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang memiliki maslaah gigi kuning 

TRIBUNHEALTH.COM - Kesehatan gigi memang perlu dijaga dengan baik sebagaimana menjaga kesehatan tubuh.

Kurang menjaga kesehatan gigi bisa menimbulkan permasalahan baru.

Masalah yang menyebabkan gigi tidak bagus adalah kondisi gigi berlubang, gigi kotor, dan gigi tidak rapi.

Tiga masalah utama tersebut adalah penyebab gigi tidak terlihat glowing.

drg. Citra menyampaikan, apabila terjadi perubahan warna pada gigi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kesehatan.

Tetapi masalah yang paling dirasakan adalah bau mulut.

ilustrasi seseorang yang memiliki maslaah gigi kuning
ilustrasi seseorang yang memiliki maslaah gigi kuning (freepik.com)

Baca juga: Air di Lingkungan Tambang Apakah Berpengaruh Terhadap Erosi Gigi dan Warna Gigi Keabu-abuan?

Apabila kondisi gigi dan rongga mulut kita tidak bersih, yang paling kerasa adalah bau mulut.

Perlu diketahui bahwa perawatan gigi memang benar-benar harus diperhatikan.

Bau mulut tidak sedap bisa dipicu dari penumpukan sisa-sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi yang tidak dibersihkan.

Mungkin gigi memang kita bersihkan, tetapi tidak sampai benar-benar bersih sehingga masih banyak sisa makanan yang tertinggal.

2 dari 3 halaman

Selain itu adanya penumpukan karang gigi juga memicu terjadinya bau mulut.

drg. Citra menyampaikan perubahan warna pada gigi tidak mempengaruhi kesehatan, jika sudah menyangkut karang gigi maupun gigi berlubang bahkan adanya jamur pada rongga mulut dapat memicu masalah kesehatan.

Baca juga: Waktu Pemulihan Warna Gigi, Dokter: Bisa Seketika hingga Butuh Berbulan-bulan

Adanya penumpukan karang gigi dan gigi berlubang bahkan sisa akar yang tertinggal merupakan sumber infeksi.

Perlu dipahami bahwa sumber infeksi tidak hanya dari luar tubuh kita saja.

Banyak orang yang tidak sadar bahwa rongga mulut juga merupakan salah satu sumber infeksi.

Apabila gigi berwarna kuning sebenarnya banyak masalah pemicunya, tetapi pewarnaan pada gigi yang
paling sering bisa disebabkan dari kebiasaan merokok.

Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok tentu warna giginya sedikit lebih gelap.

Pada seseorang yang hobby konsumsi kopi ataupun teh juga mempengaruhi pewarnaan gigi.

Baca juga: Tak Semua Perubahan Warna Gigi Bisa Diatasi dengan Bleaching, Dokter Sebut Alasannya

Tanpa disadari, konsumsi makanan dan minuman berwarna lainnya ternyata juga memicu perubahan warna pada gigi.

Tetapi perubahan warna gigi yang paling sering terjadi akibat kebiasaan merokok.

3 dari 3 halaman

drg. Citra menyampaikan, tidak perlu khawatir jika warna gigi menjadi sedikit kekuningan.

Warna gigi yang sedikit kekuningan sebenarnya tidak menjadi masalah, karena memang pada dasarnya orang Indonesia memiliki warna gigi yang tidak terlalu putih.

Sering kali kita menyadari warna gigi berubah setelah sudah lama, dan ketika terjadi perubahan warna gigi kita tidak menyadarinya.

Baca juga: Bukan Putih Mengkilap, Ini Warna Gigi yang Sebenarnya menurut Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP

Perubahan warna gigi tidak langsung terjadi setelah konsumsi minuman maupun makanan berwarna.

Tetapi perubahan warna gigi akan terjadi seiring berjalannya waktu.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Jabar bersama dengan drg. Citra, MMRS. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved