Breaking News:

Berikut Ini Makanan yang Baik dan Buruk untuk Kanker Payudara, Daging Merah Tak Boleh Dikonsumsi?

Pola makan menjadi salah satu faktor yang dapat berpengaruh terhadap kesembuhan kanker payudara

aceh.tribunnews.com
ilustrasi kanker payudara 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker payudara dapat dimulai di tempat yang berbeda, tumbuh dengan cara yang berbeda, dan memerlukan berbagai jenis perawatan yang mungkin berbeda.

Sama seperti jenis kanker tertentu yang merespon lebih baik terhadap perawatan tertentu, beberapa kanker juga merespons dengan baik terhadap makanan tertentu.

Situs medis Medical News Today (MNT) menyebut makanan berikut dapat berperan dalam diet sehat secara umum, dan juga dapat membantu mencegah perkembangan kanker payudara:

  • berbagai buah-buahan dan sayuran, termasuk salad
  • makanan yang kaya serat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan
  • susu rendah lemak dan produk susu
  • produk berbahan dasar kedelai
  • makanan yang kaya vitamin D dan vitamin lainnya
  • makanan dengan sifat anti-inflamasi, terutama rempah-rempah
  • makanan yang mengandung antioksidan, terutama nabati.

Baca juga: Tak Hanya Benjolan, Gejala Kanker Payudara Termasuk Puting Terbalik dan Keluarnya Cairan Selain ASI

Makanan untuk mencegah kanker payudara

iustrasi seseorang yang mengalami kanker payudara
iustrasi seseorang yang mengalami kanker payudara (health.grid.id)

Penelitian telah menyarankan bahwa makanan berikut dapat membantu mencegah kanker payudara:

  • sayuran berdaun gelap, hijau, seperti kangkung dan brokoli
  • buah-buahan, terutama buah beri dan persik
  • kacang-kacangan, kacang-kacangan, ikan, telur, dan beberapa daging

Para peneliti telah mengaitkan beta karoten, yang ada secara alami dalam sayuran seperti wortel, dengan risiko kanker payudara yang lebih rendah.

Para ilmuwan berspekulasi bahwa beta karoten mungkin dapat mengganggu proses pertumbuhan sel kanker.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi antara lima dan sembilan porsi buah dan sayuran segar sehari.

Baca juga: Hati-hati, Penggunaan KB Bisa Meningkatkan Risiko Terjadinya Kanker Payudara

Makanan yang perlu dihindari

ilustrasi seseorang yang mengalami kanker payudara
ilustrasi seseorang yang mengalami kanker payudara (health.grid.id)

Alkohol

2 dari 3 halaman

Studi telah mengidentifikasi hubungan antara konsumsi alkohol secara teratur dan peningkatan risiko kanker payudara.

Breastcancer.org melaporkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan kerusakan DNA.

Mereka juga mencatat bahwa wanita yang minum tiga minuman beralkohol per minggu meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebesar 15 persen.

Menurut perkiraan, risikonya naik sekitar 10 persen dengan setiap minuman tambahan per hari.

Baca juga: Minuman yang Perlu Dihindari selama Kehamilan, Termasuk Alkohol dan Minuman Berkafein

Gula

Ilustrasi konsumsi gula berlebih
Ilustrasi konsumsi gula berlebih (Pixabay)

Dalam penelitian dari tahun 2016, tikus yang mengonsumsi makanan yang kaya gula seperti makanan khas di AS lebih mungkin mengembangkan tumor kelenjar susu yang mirip dengan kanker payudara pada manusia.

Selain itu, tumor ini lebih mungkin menyebar, atau bermetastasis.

Baca juga: Optimalkan Manfaat Kopi dengan Tips Berikut Ini, Tak Boleh Kebanyakan Gula

Lemak

Studi menunjukkan bahwa tidak semua lemak buruk.

Meskipun lemak dari makanan olahan tampaknya meningkatkan risiko kanker payudara, beberapa lemak nabati dapat membantu menguranginya.

3 dari 3 halaman

Lemak trans adalah jenis lemak yang umum dalam makanan olahan dan premade.

Para ilmuwan telah menghubungkannya dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

Lemak trans paling sering terjadi pada makanan olahan, seperti gorengan, beberapa biskuit, donat, dan kue atau kue kering kemasan.

Orang harus membatasi asupan lemak trans jika memungkinkan.

Baca juga: Diet DASH Dapat Turunkan Hipertensi, Perbanyak Makan Buah & Sayur, Kurangi Daging Merah

Daging merah

Ilustrasi daging segar
Ilustrasi daging segar (Pixabay)

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara daging merah dan peningkatan risiko kanker payudara, terutama jika seseorang memasak daging pada suhu tinggi, yang dapat memicu pelepasan racun.

Selain itu, daging olahan dan potongan daging dingin cenderung tinggi lemak, garam, dan pengawet.

Ini dapat meningkatkan daripada mengurangi risiko kanker payudara.

Secara keseluruhan, meminimalkan pengolahan makanan membuatnya lebih sehat.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved