Breaking News:

Atasi Cedera Olahraga dengan Metode RICE, Mulai dari Kompres Es hingga Gunakan Perban Kompresi

Berikut ini langkah-langkah untuk mengatasi cedera olahraga, termasuk penggunaan perban kompresi

Freepik
Ilustrasi kompres es 

TRIBUNHEALTH.COM - Setiap orang berisiko mengalami cedera saat berolahraga.

Cedera bisa terjadi, tidak peduli seberapa hati-hati dalam olahraga.

Jika seseorang mengalami cedera olahraga, ikuti metode RICE agar cedera tidak semakin parah.

Dilansir TribunHealth.com dari WebMD, berikut ini uraian lengkap metode RICE.

R: rest/istirahatkan luka.

I: Ice/es luka untuk mengurangi pembengkakan, pendarahan, dan peradangan.

C: compression/oleskan perban kompresi untuk meminimalkan pembengkakan.

E: Elevation/Tinggikan cedera, jika mungkin, untuk mengurangi pembengkakan.

Metode ini cocok diterapkan pada cedera strain dan sprain.

Istirahat

Ilustrasi istirahat berolahraga
Ilustrasi istirahat berolahraga (Pexels)
2 dari 4 halaman

Pada lokasi cedera tertentu, Anda mungkin perlu menurunkan berat badan selama satu atau dua hari.

Kruk, tongkat, dan sepatu bot berjalan dapat membantu dalam beberapa situasi.

Jika keseleo atau ketegangan yang dialami parah, Anda mungkin memerlukan terapi fisik.

Dokter dapat memeriksa cedera dan menyarankan rencana perawatan terbaik.

Setelahnya, kembalilah ke aktivitas secara perlahan.

Baca juga: 11 Cara Mencegah Cedera saat Olahraga, Termasuk Melakukan Pemanasan dan Pendinginan

Es

Ilustrasi kompres es
Ilustrasi kompres es (Freepik)

Untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri dalam 24 jam pertama setelah cedera ringan, lakukan kompres dingin selama 20-30 menit.

Kemudian lepaskan selama 20-30 menit.

Anda bisa menggunakan sekantong kacang polong beku. Atau masukkan es batu ke dalam kantong plastik yang dibungkus handuk untuk menghindari radang dingin.

Gel atau semprotan mentol juga dapat meredakan nyeri.

3 dari 4 halaman

Jangan gunakan panas dalam 24 jam pertama cedera Anda.

Ini dapat memperburuk pembengkakan.

Nanti, Anda bisa mencobanya untuk mengendurkan otot-otot yang kaku dan pegal.

Baca juga: 6 Tanda Kekurangan Elektrolit saat Olahraga, Mulai dari Pusing, Mual, hingga Kejang-kejang

Kompresi

Ilustrasi perban kompresi
Ilustrasi perban kompresi (Freepik)

Teknik ini dapat membantu mengurangi pembengkakan.

Untuk satu atau dua hari pertama setelah cedera, perban cedera dengan perban kompresi.

Dokter dapat memberi Anda saran tentang apa yang harus digunakan dan bagaimana menerapkannya.

Meninggikan posisi cedera

Perlu untuk meningkatkan area cedera.

Langkah ini dapat membantu untuk menurunkan pembengkakan.

Baca juga: 6 Mitos dan Disinformasi tentang Penyakit Jantung: Tak Boleh Olahraga setelah Kena Serangan Jantung?

4 dari 4 halaman

Cobalah untuk menjaga area yang cedera lebih tinggi dari jantung, jika memungkinkan.

Jika cedera ringan, terapkan RICE seminggu.

Jika masih merasakan sakit dengan pembengkakan yang nyata setelah itu, hubungi dokter Anda.

Tentu saja, jika itu adalah cedera parah, segera temui dokter Anda.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved