Breaking News:

Gigi yang Hilang Membuat Senyum Menjadi Kurang Cemerlang, Begini Kata drg. Mega Moeharyono Puteri

Menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK gigi yang hilang akan memengaruhi fonetik atau cara berbicara maupun pelafalan.

Pixabay.com
Ilustrasi dampak gigi hilang atau copot, begini penjelasan drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi dan mulut yang sehat adalah apabila terbebas dari rasa nyeri.

Secara umum, orang mengira jika gigi yang tidak sehat adalah gigi yang terasa sakit.

drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK mengatakan bahwa bebas nyeri berarti juga terbebas dari penyakit.

Menurutnya, gigi dan mulut yang bebas dari penyakit belum tentu sehat.

"Sehat itu kalau misalnya berfungsi dengan baik," tegas drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK.

Berfungsi dengan baik artinya gigi dan mulut bisa digunakan untuk mengunyah.

Baca juga: Benarkah Tindakan Bedah Plastik Hanya untuk Mempercantik Diri? dr. Sandy Sofian Sapandi Menanggapi

ilustrasi kondisi gigi yang sehat tanpa plak, begini ulasan drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK
ilustrasi kondisi gigi yang sehat tanpa plak, begini ulasan drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK (pixabay.com)

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Gigi Anak, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Jatim Official edisi 17 Maret 2022.

Baca juga: Salah Satu Kriteria Diagnosis Penderita OCD adalah Taat dengan Aturan atau Norma yang Berlaku

"Mengunyah itu juga menggigit, kadang-kadang ada itu mengunyah tapi gabisa menggigit atau memotong. Nah, itu juga termasuk ada permasalah pada kesehatan gigi dan mulutnya," ucap drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK.

drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK menambahkan jika gigi dan mulut memiliki fungsi yang bermacam-macam, tidak hanya digunakan untuk mengunyah, menggigit, fungsi pencernaan, namun juga untuk berbicara.

Apabila seseorang kehilangan salah satu gigi atau beberapa gigi di dalam mulut biasanya akan memengaruhi fonetik atau cara berbicara maupun pelafalannya.

Biasanya huruf yang diucapkan tidak begitu jelas.

drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK menerangkan jika ada gigi yang hilang maka senyumnya menjadi kurang cemerlang.

Salah satu penyakit gigi dan mulut yang sering terjadi pada sebagian besar orang adalah gigi berlubang atau karies.

Penyakit mulut lainnya yang kerap terjadi adalah adanya plak atau kalkulus di dalam rongga mulut.

Baca juga: dr. Hary Purwono, Sp.KJ Jelaskan Tanda-tanda Seseorang Mengalami Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

ilustrasi penumpukan plak gigi, simak pemaparan drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK
ilustrasi penumpukan plak gigi, simak pemaparan drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK (tribunnews.com)

Baca juga: Ketahui Dampak Kesehatan Mental yang Bisa Terjadi Selama Pandemi Kecuali Depresi dan Kecemasan

Plak atau kalkulus sering dikenal dengan sebutan karang gigi.

Kalkulus merupakan sisa-sisa makanan yang kemudian karena adanya air liur di dalam rongga mulut dan bakteri flora normal akan memproses dan terbentuklah karang gigi.

drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK menjelaskan jika di dalam rongga mulut selalu ada bakteri dan jamur dalam keadaan seimbang.

Akibat proses tersebut bisa menyebabkan sisa makanan mengeras menjadi karang gigi.

Dengan adanya karang gigi tersebut bisa menyebabkan kesehatan gusi terganggu.

Menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK biasanya karang gigi terdapat disekitar gigi dan gusi, jika sudah melus bisa menyebabkan gingivitis.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved