Breaking News:

Pada Usia Berapakah Sering Terjadi Tremor? Ini Kata dr. Ermawati Sudarsono, Sp.N

Tentunya kita pernah menjumpai seseorang yang mengalami tremor. Ketika seseorang mengalami tremor, maka bagian tubuh tersebut terlihat bergerak.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami tremor 

TRIBUNHEALTH.COM - Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan kata tremor.

Beberapa orang mengalami tremor meskipun tidak memegang suatu benda ataupun tremor ketika memegang benda.

Tremor adalah gerakan osilasi ritmik, selang seling otot agonis dan entagonis, involunter dan tidak bertujuan.

Tremor disebabkan oleh berbagai macam hal :

- Tremor fisiologis karena ketakutan, tegang, stress

- Tremor esensial karena abnormalitas pada bagian otak (segitiga guilain mollaret) dan ada riwayat keluarga (keturunan)

- Tremor Parkinson karena penyakit Parkinson

- Tremor serebellar karena gangguan pada cerebellum

ilustrasi seseorang yang mengalami tremor
ilustrasi seseorang yang mengalami tremor (freepik.com)

Baca juga: Adakah Faktor Resiko Terjadinya Tremor? Ini Kata dr. Ermawati Sudarsono, Sp.N

Pada pasien dengan tremor, terjadi getaran pada anggota gerak baik satu sisi ataupun keduanya, badan maupun leher dengan kepala tergantung dari jenis tremor dan berat ringannya tremor.

Faktor resiko tremor antaralain ketakutan, stress, tegang, keturunan, genetik, penykit Parkinson, gangguan pada otak kecil.

Pada usia berapakah sering terjadi tremor?

Berikut penjelasan dr. Ermawati Sudarsono, Sp.N. yang telah menjadi narasumber Tribunhealth.com.

Ermawati adalah seorang dokter spesialis neurologi (saraf).

Semenjak 2018 ia berpraktek di RS Hermina hingga saat ini.

Setelah sebelumnya, ia menjadi dokter jaga di sejumlah klinik dan IGD di wilayah kota Surakarta.

Baca juga: Pada Penderita Gagal Ginjal Setelah Cuci Darah, Apakah Tremor yang Dialami Bisa Hilang?

Kini dirinya menjadi anggota IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan anggota PERDOSNI (Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia) cabang Surakarta.

Sebelum menjadi seorang dokter spesialis saraf, Ermawati telah menempuh sejumlah jenjang pendidikikan.

Ia menempuh pendidikan SMA di SMAN 4 Surakarta dan lulus pada 2005.

Selanjutnya, dirinya langsung memasuki jenjang pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran UNS Prodi Pendidikan Dokter (2005-2009).

Tepat pada tahun yang sama, ia dinobatkan sebagai dokter Muda RSUD Dr. Moewardi Surakarta (2009-2011).

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved