Breaking News:

dr. Reisa: Subvarian BA.4 dan BA.5 Sebagai Variant of Concern dan Tidak Hanya Berupa Imported Case

Menurut dr. Reisa Broto Asmoro subvarian BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan pada tanggal 06 Juni 2022, begini penjelasannya.

kids.grid.id
Ilustrasi kenaikan kasus positif dan subvarian BA.4 dan BA.5 terdeteksi di Indonesia, begini penjelasan dr. Reisa Broto Asmoro 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Terkait jumlah kasus Covid-19 pada tanggal 16 Juni 2022, diketahui terdapat penambahan sejumlah 1.173 kasus konfirmasi positif.

Ia memaparkan jika sebanyak 509 orang telah sembuh dan diketahui jika 3 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Apabila ditelaah berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, dalam sepekan terakhir memang diketahui terdapat kenaikan sejumlah kasus aktif atau orang yang sedang terinfeksi di Indonesia dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.

"Kita harus terus berhati-hati dan mempersiapkan diri sebagai antisipasi terhadap kemungkinan makin naiknya jumlah kasus di Indonesia karena berkaitan dengan telah terkonfirmasinya virus SARS-CoV-2 varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5 di Indonesia," terang dr. Reisa Broto Asmoro.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan pada tanggal 06 Juni 2022.

Diketahui subvarian ini terdeteksi pada 4 orang.

Baca juga: Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP: Tujuan Penanganan Gigi Impaksi adalah Menghilangkan Keluhan

ilustrasi virus varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5, menurut dr. Reisa Broto Asmoro
ilustrasi virus varian Omicron subvarian BA.4 dan BA.5, menurut dr. Reisa Broto Asmoro pertama kali dilaporkan pada tanggal 06 Juni 2022(tribunnews.com)

Baca juga: Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi Paparkan Cara Menghadapi Orang Terdekat yang Mengalami Gangguan Bipolar

Namun kemudian pada tanggal 12 Juni 2022, diketahui sudah terdeteksi pada 20 kasus di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 17 Juni 2022.

Dari temuan tersebut diketahui bahwa subvarian ini tidak hanya berupa imported case atau penularan dari luar negeri saja.

Akan tetapi sudah merupakan transmisi atau penularan lokal.

Kini pemeriksaan WGS atau Whole Genome Sequencing untuk mendeteksi varian ini terus dilakukan.

Subvarian baru ini memang menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia.

Tetapi sejauh ini gejala yang ditimbulkan sampai kebutuhan perawatan di rumah sakit jauh lebih rendah.

Serta diketahui jumlah kematian yang diakibatkannya adalah 1/10 dibandingkan varian Omicron awal dan hingga kini diketahui hampir semua pasien yang terinfeksi di Indonesia tersebut mengalami gejala ringan.

Hanya ada 1 pasien yang mengalami gejala sedang dengan keluhan batuk, sesak nafas, sakit kepala, mual muntah dan nyeri perut.

Meski demikian dr. Reisa Broto Asmoro mengimbau agar masyarakat tetap waspada karena BA.4 dan BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat.

Baca juga: Jangan Masak Telur yang Sudah Mulai Rusak, Tes Bau dan Sederet Cara Berikut Bisa Dilakukan

Ilustrasi varian Omicron BA.4 dan BA.5, dr. Reisa Broto Asmoro mengimbau untuk tetap waspada
Ilustrasi varian Omicron BA.4 dan BA.5, dr. Reisa Broto Asmoro mengimbau untuk tetap waspada (kompas.com)

Baca juga: Penanganan Penderita Obsessive Compulsive Disorder, Disampaikan dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ

Terkait apakah subvarian ini dapat menyebabkan lonjakan kasus kembali, sebaiknya kita semua menelaah pengalaman atau fakta yang terjadi di Indonesia dari tahun-tahun sebelumnya.

Dimana secara historis, kenaikan kasus di Indonesia selalu terjadi bersamaan dengan munculnya varian baru yang termasuk variant of concern.

Seperti varian Delta pasca Idul Fitri tahun 2021 serta varian Omicron pasca libur Nataru atau Natal dan tahun baru yang lalu.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved