Breaking News:

Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP: Tujuan Penanganan Gigi Impaksi adalah Menghilangkan Keluhan

Menurut Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP untuk menghilangkan penyebab gigi impaksi bisa dilakukan pengangkatan atau pencabutan gigi impaksi

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami gigi impaksi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP terangkan penanganannya 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi impaksi ialah suatu kondisi saat gigi gagal untuk tumbuh sepenuhnya atau menembus dari gusi.

Gigi yang tidak bisa keluar sepenuhnya atau tumbuh miring terjadi karena gigi tumbuh berdempetan atau kurangnya ruang di tulang.

Berdasarkan penuturan Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP biasanya keluhan ini dijumpai pada usia muda atau dewasa muda dengan rentang usia 20 tahun hingga 25 tahun.

Dimana pasien mengeluhkan rasa sakit di daerah ujung rahang baik kiri maupun kanan pada rahang bawah.

Penanganan gigi impaksi

"Kemudian kalau kondisi penanganannya, ya itu tadi. Penanganan untuk gigi impaksi ya dilakukan kalau memang harus tindakan pencabutan, ya dengan cara odontectomy kita angkat gigi impaksi tersebut," tuturnya.

Baca juga: Penanganan Penderita Obsessive Compulsive Disorder, Disampaikan dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ

ilustrasi pengangkatan gigi impaksi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP sebut tindakan ini disebut odontectomy
ilustrasi pengangkatan gigi impaksi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP sebut tindakan ini disebut odontectomy (kompas.com)

Odontectomy merupakan operasi kecil untuk mengangkat atau mencabut gigi impaksi.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 11 Juni 2022.

Baca juga: Premarital Check Up Bukan Gagalkan Pernikahan, Ini Manfaat dan Waktu Tepat Lakukan Program Hamil

"Kalau misalnya ada kondisi yang memungkinkan untuk dapat dipertahankan untuk mengembalikan ke posisi normal biasanya kita pakai suatu alat. Misalnya alat ortodonti, seperti itu," terang Dokter Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP.

Sebagai langkah pencegahan, pasien bisa menjaga kebersihan gigi dan mulutnya meskipun setelah itu dilakukan pencabutan pada gigi yang mengalami impaksi.

2 dari 3 halaman

"Sebenarnya dalam rangka untuk gigi impaksi, langkah-langkah spesifik untuk melakukan pencegahan dan penanganan gigi impaksi itu saya kira hampir sama ya, perawatan gigi pada umumnya," katanya dalam tayangan Healthy Talk (11.06/2022).

"Yang jelas bahwa dicurigai terjadi impaksi, maka perlu dilakukan konsultasi awal sedini mungkin kepada dokter giginya, kira-kira tindakan yang lebih bagus yang dilakukan itu apa," tambahnya.

Baca juga: Ahli Gizi Jelaskan Alasan Lansia Butuh Asupan Vitamin dan Mineral Lebih Banyak daripada Usia Muda

ilustrasi impaksi gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP jelaskan tujuan penanganan gigi impaksi
ilustrasi impaksi gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP jelaskan tujuan penanganan gigi impaksi (grid.id)

Baca juga: Cara Melanjutkan Kehidupan yang Baik bagi Pasien Pasca Stroke yang Disampaikan dr. Nilla Mayasari

Tujuan penanganan gigi impaksi

Tujuan penanganan gigi impaksi adalah menghilangkan keluhan seperti sakit dan sebagainya maka perlu menghilangkan penyebabnya.

Menurut Dokter Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP hal ini merupakan hukum sebab akibat.

"Jadi kalau memang ternyata rasa sakit yang ditimbulkan atau peradangan ataukah hal-hal yang lain yang menimbulkan masalah yang diakibatkan oleh gigi impaksinya, berarti kita harus menghilangkan penyebabnya," imbuh Dokter Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP.

Untuk menghilangkan penyebabnya bisa dilakukan pengangkatan atau pencabutan gigi impaksi (odontectomy).

Lantas apakah gigi impaksi bisa sembuh sendiri?

"Jadi kalau terlanjur impaksi, jadi impaksi itu adalah bukan istilah penyakitnya ya, tetapi dia merupakan diagnosa dalam rangka untuk menginformasikan keadaan daripada gigi tersebut," pungkasnya.

Namun apabila sudah menimbulkan keluhan, seperti rasa sakit maupun peradangan pasti tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

3 dari 3 halaman

Oleh karena itu, harus dilakukan penanganan lebih cepat.

Baca juga: Apakah Gingivitis Bisa Dipengaruhi Faktor Genetik? Begini Kata Dr. drg. Munawir H. Usman

ilustrasi terjadinya impaksi gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP sebut harus dilakukan penanganan lebih cepat
ilustrasi terjadinya impaksi gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP sebut harus dilakukan penanganan lebih cepat (freepik.com)

Baca juga: Apakah Stroke Termasuk Penyakit yang Tidak Bisa Disembuhkan? Begini Kata dr. Lilir Amalini

Penjelasan Dokter Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 11 Juni 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved