Breaking News:

Sonny Harmadi: Melandainya Kasus COVID-19 Jangan Sampai Membuat Kita Abai Protokol Kesehatan

Menurut Sonny Harmadi kasus harian penderita COVID-19 konsisten dibawah 1.000 orang dengan positivity rate dibawah 1%.

Pixabay
Ilustrasi protokol kesehatan, simak ulasan Sonny Harmadi 

TRIBUNHEALTH.COM - Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac sebanyak 1 juta dosis dari Tiongkok pada tanggal 26 Oktober 2021.

Hal ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa pandemi belum berakhir dan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Pemerintah terus berupaya untuk melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

Baca juga: dr. Felix Adrian Sebut Jika Penyakit Stroke Bisa Terjadi Mendadak, Ini Upaya untuk Mencegahnya

Sama halnya partisipasi masyarakat dalam upaya mendukung seluruh upaya penanganan COVID-19 menjadi kunci utama keberhasilan kita melawan pandemi COVID-19.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 26 Oktober 2021.

Ilustrasi protokol kesehatan yang diterapkan, begini ulasan Sonny Harmadi
Ilustrasi protokol kesehatan yang diterapkan, begini ulasan Sonny Harmadi (kompas.com)

Kasus aktif di Indonesia sudah mencapai 0,35%.

Angka ini lebih rendah dibanding persentase aktif dunia.

Kita ketahui bersama bahwa tidak ada intervensi tunggal yang dapat mengatasi pandemi COVID-19.

Baca juga: dr. Jonathan Subekti: Kasa dan Cairan Infus Dapat Digunakan untuk Mengatasi Iritasi pada Kulit

Penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan memakai sabun) dan peningkatan kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment) serta percepatan vaksinasi nasional merupakan kombinasi intervensi terbaik yang bisa dilakukan bersama.

Berkat upaya konsisten dan kerjasama berbagai pihak, lonjakan kasus COVID-19 dapat dikendalikan.

Sejak tanggal 15 Oktober 2021, kasus harian penderita COVID-19 konsisten dibawah 1.000 orang dengan positivity rate dibawah 1%.

Ilustrasi pentingnya memahami penerapan protokol kesehatan
Ilustrasi pentingnya memahami penerapan protokol kesehatan (Tribunnews.com)

Namun harus disadari bersama bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir.

Melandainya kasus COVID-19 jangan sampai membuat kita lengah dan abai terhadap protokol kesehatan.

Sebagian besar wilayah Indonesia berhasil menurunkan level PPKM dengan diikuti penyesuaian kebijakan pada sejumlah sektor.

Baca juga: drg. Anastasia Ungkap Persiapan Penderita Diabetes yang Hendak Melakukan Pembersihan Gigi dan Mulut

Penjelasan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harmadi dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden edisi 26 Oktober 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved