Breaking News:

Satgas Covid-19 Sebut Indonesia Memaksimalkan Upaya untuk Hindari Puncak Ketiga Pandemi

Berikut ini simak informasi mengenai upaya Indonesia dalam menghindari puncak ketiga pandemi

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Wiku Adisasmito-imak informasi mengenai upaya Indonesia dalam menghindari puncak ketiga pandemi 

TRIBUNHEALTH.COM - Perkembangan pandemi Covid-19 di tingkat global sedang menghadapi gelombang ke-3 atau puncak ketiga pada September 2021.

Puncak ketiga ini terjadi setelah dua puncak sebelumnya di tahun 2021 pada bulan Januari dan April.

Saat ini puncak ketiga dunia perlahan kurva kasusnya mulai melambat.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan perkembangan negara lain dibandingkan Indonesia.

Baca juga: dr. Andhika Raspati Sebut Penyintas Covid Tak Boleh Langsung Olahraga Kardio, Apa yang Dianjurkan?

Jika melihat pola Indonesia, puncak pertama sejajar dengan negara-negara lain pada Januari 2021.

Namun, ketika dunia dan negara-negara lain mengalami puncak kedua pada April 2021, Indonesia masih mengalami penurunan kasus.

"Situasi Covid-19 di Indonesia terus membaik."

"Hal ini tercermin dari angka positif yang terus menurun dan juga jumlah testing dan tracing yang terus meningkat."

Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi.
Petugas melakukan rapid test antigen terhadap warga setelah kendaraan yang mereka tumpangi dengan nomor polisi dari luar wilayah Bandung Raya keluar di Gerbang Tol Baros 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pelaksanaan Random Rapid Test Antigen bagi masyarakat pengguna jalan di luar wilayah Bandung Raya menyasar 50 warga yang diberhentikan kendaraannya secara acak. Dari hasil yang didapat, sebanyak 49 warga non reaktif dan 1 yang reaktif. Warga yang reaktif dirujuk untuk melakukan swab test PCR bersama 6 orang yang semobil. Dalam kegiatan tersebut dilibatkan personel Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Subgarnizun, Subdenpom, dan Kepolisian Polres Cimahi. (Tribun Jabar/Zelphi)

"Meski demikian, Pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikannya," ucap Wiku dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi covid19.go.id.

Melihat lebih dekat di beberapa negara di dunia, penyumbang terbesar jumlah kasus positif di dunia yaitu Amerika Serikat (AS).

Negara ini tengah mengalami puncak ketiga dan kurvanya sudah melambat.

Pola di AS mirip dengan pola global, terutama pada Januari dan September 2021. Bedanya, puncak kedua April kasus global mengalami lonjakan, AS mengalami penurunan.

Jika melihat perkembangan di Indonesia, puncak kedua pada Juli 2021.

Baca juga: WHO Tak Benarkan Negara Kaya Berikan Booster Vaksin Covid-19 untuk Orang Sehat

Negara lain dan dunia tidak mengalami hal yang sama.

Apalagi pada September ini, saat kasus di Indonesia terus menurun, kasus dunia masih mengalami gelombang ke-3 atau puncak ketiga.

Selain itu, meskipun populasi Indonesia mirip dengan Amerika Serikat, Indonesia mengalami jumlah kasus positif harian yang jauh lebih kecil dan jumlah kasus per 1 juta penduduk.

ilustrasi virus Covid-19
ilustrasi virus Covid-19 (kompas.com)

Bahkan, jumlah ini masih lebih kecil dari negara tetangga yang populasinya jauh lebih sedikit dari kita.

"Lonjakan kedua di Indonesia tidak diikuti lonjakan kasus dunia."

"Hal ini menunjukkan bahwa meski Indonesia mengalami peningkatan kasus yang signifikan, namun tidak cukup signifikan untuk berkontribusi terhadap peningkatan kasus global," lanjut Wiku.

Hal yang baik ini dikarenakan kasus di Indonesia segera ditangani.

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved