Breaking News:

Virus Corona Bermutasi Lagi, Lahirkan Varian Baru C.1.2 yang Masih Dipantau Peneliti

Meski belum tentu lebih ganas dan menular, para peneliti tetap memberikan perhatian terhadap varian baru ini

Pixabay
Ilustrasi mutasi virus corona 

TRIBUNHEALTH.COM - Peneliti genetika telah mengamati varian baru virus corona.

Mereka mengatakan telah melihat garis keturunan baru yang mengganggu, sebagaimana diberitakan TribunHealth.com dari CNN Selasa (31/8/2021).

Varian ini membawa banyak ciri yang sama dengan strain lain, termasuk Alpha, Beta dan Gamma.

Varian yang mereka identifikasi, disebut C.1.2.

C.1.2 telah muncul di Afrika Selatan serta di tujuh negara lain di Afrika, Asia dan Pasifik, para peneliti melaporkan.

Mereka tidak yakin apakah konstelasi mutasinya akan membuatnya lebih berbahaya, tetapi ia membawa perubahan yang telah meningkatkan transmisibilitas varian lain dan kemampuan untuk menghindari respons sistem kekebalan sampai tingkat tertentu.

Baca juga: Ketua Peneliti Vaksin: Calon Vaksin Merah Putih Mampu Menetralisir Varian Corona dengan Baik

Baca juga: Virus Corona Lebih Banyak Serang Anak dan Remaja di AS, Pakar Sebut Ada Kaitan dengan Perilaku

Ilustrasi kelelawar sempat dicurigai sebagai penyebar virus corona
Ilustrasi kelelawar sempat dicurigai sebagai penyebar virus corona (Pixabay)

Memiliki lebih banyak mutasi tidak selalu sama dengan lebih banyak bahaya.

Beberapa mutasi dapat melemahkan virus dan kombinasi perubahan yang mempengaruhi apakah virus menjadi lebih efisien.

Satu mutasi tambahan dapat membatalkan efek dari yang lain.

Tetapi tim - yang termasuk ahli virus Penny Moore dari Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afrika Selatan - mengatakan mereka tetap mengawasinya.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved