Breaking News:

Nyeri Kambuh saat Alami Usus Buntu? Dokter Paparkan Penanganan Pertama yang Bisa Dilakukan

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai penanganan pertama yang bisa diberikan pada pasien usus buntu

Kompas.com
Nyeri pada penyakit radang usus buntu 

TRIBUNHEALTH.COM - Radang usus buntu dalam bahasa medis dikenal dengan Apendisitis.

Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh sisa makanan yang tersumbat sehingga sulit untuk dicerna dalam tubuh.

Penyakit usus buntu merupakan salah satu penyakit berbahaya.

Penyakit ini memiliki ciri khas nyeri pada area perut bawah bagian kanan secara menetap.

Baca juga: Ketahui! Dokter Ungkap Operasi Merupakan Jalan Terbaik pada Penanganan Penyakit Radang Usus Buntu

Baca juga: Dokter: Facial Tools untuk Melancarkan Aliran Darah, Tidak Bisa Membuat Wajah Menjadi V-Shape

Baca juga: Hiperemesis Gravidarum Bukanlah Suatu Penyakit, Dokter: Kondisi Alami Adanya Peningkatan Hormon HCG

Seringkali nyeri tersebut muncul pada waktu malam hari, sehingga tidak memungkinkan penderita untuk segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

Lantas penanganan pertama apa yang bisa dilakukan?

Dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube Tribun Timur, dr. Asdar Sp.B menjelaskannya.

Menurut penuturan Asdar, cara utama yang bisa dilakukan yaitu memberikan obat anti nyeri.

ilustrasi bentuk obat
ilustrasi bentuk obat (Tribunnews.com)

Setelah itu, pasien diharap untuk menungu beberapa saat.

Bila nyeri tersebut masih timbul, maka harus segera dibawa ke rumah sakit.

"Misalnya saat nyeri timbul jam 2 malam, kita minum obat nyeri satu biji."

"Selanjutnya bila pagi masih nyeri hebat, harus segera ke rumah sakit," ujar Asdar.

Meski demikian, ia mengatakan, untuk tidak terus menerus mengonsumsi obat nyeri.

Ilustrasi usus buntu.
Ilustrasi usus buntu. (Tribunmanado.co.id.)

Sebab, obat anti nyeri bukan solusi dalam penanganan nyeri saat alami usus buntu.

Pasalnya, obat anti nyeri hanya berfungsi untuk meredakan gejala yang timbul.

"Jadi obat anti nyeri itu penanganan awal, bukan untuk solusi dalam menyelesaikan masalah."

"Kalau sudah minum obat, lalu nyeri timbul lagi, jangan terus-menerus dikonsumsi."

"Harus segera dibawa ke rumah sakit," tandas Asdar.

Baca juga: Dokter Ungkap Perjalanan Penyakit Seseorang Alami Penyakit Usus Buntu, Sebut Berawal dari GERD

Baca juga: Kista Endometriosis Bisa Ganggu Kualitas Hidup Perempuan, Dokter: Nyerinya Tak Terdefinisikan

Baca juga: Dokter Jelaskan Beberapa Hal yang Perlu Diketahui saat Mengalami Nyeri Tenggorok

Penjelasan dr. Asdar, Sp.B ini dikutip dari tayangan YouTube Tribun Health, Sabtu (26/6/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved