Breaking News:

Kebutuhan Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak, Dokter: Terpenuhinya Makronutrien dan Mikronutrien

Kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak membutuhkan dua zat gizi yaitu makronutrien dan mikronutrien.

kompas.com
ilustrasi - makanan yang bergizi untuk kebutuhan tumbuh kembang anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Semakin bertumbuhnya anak, aktivitas yang dijalankan juga semakin banyak .

Kondisi ini juga membuat anak membutuhkan gizi yang seimbang dan cukup.

Dilansir TribunHealth.com, dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk, dr. Tri Agustina, M. Gizi menjelaskan kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak.

Kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang anak membutuhkan dua zat gizi yaitu makronutrien dan mikronutrien.

Makronutrien terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein.

Sedangkan mikronutrien terdiri dari serat, vitamin dan mineral.

Baca juga: Ahli Gizi Sebut Kebutuhan Gizi Anak Sekolah, Salah Satunya adalah Vitamin dan Mineral

Baca juga: Ahli Gizi Sebut Memberikan Bekal yang Sehat Dapat Mengurangi Kebiasaan Anak Jajan di Sekolah

ilustrasi makanan sehat yang mengandung makronutrien dan mikronutrien
ilustrasi makanan sehat yang mengandung makronutrien dan mikronutrien (grid.ID)

1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah sumber energi utama yang bisa didapatkan dari nasi, roti, ubi-ubian seperti kentang dan juga singkong.

Karbohidrat dibagi menjadi dua, yaitu karbohidrat simpleks dan karbohidrat kompleks.

"Karbohidrat simplek memang penyerapannya lebih cepat karena tidak memerlukan proses dalam absorpsinya," terang dr. Tri.

"Sedangkan karbohidrat kompleks perlu waktu karena perlu dipecah dulu sebelum di absorpsi," lanjutnya.

Karbohidrat simpleks misalnya buah yang manis, madu, gula, dan semua jenis pemanis.

Sedangkan karbohidrat kompleks seperti nasi, roti, kentang, jagung, pasta, sereal, dan produk-produk mie.

Baca juga: Pentingnya Gizi terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah, Dokter: Kebutuhan Asah, Asih, dan Asuh

Ilustrasi - makanan bergizi
Ilustrasi - makanan bergizi (Pixabay.com)

2. Lemak

Lemak terdiri dari dua jenis, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh.

"Lemak jenuh misalnya minyak-minyakan," ungkap dr. Tri.

"Lemak tidak jenuh seringnya disebut dengan omega 3 misalnya ikan laut, dan kedelai," lanjutnya.

dr. Tri menerangkan bahwa lemak jenuh dibagi lagi menjadi dua macam, yaitu lemak jenuh dan lemak trans.

"Lemak jenuh sendiri berasal dari daging, kulit ayam, dan susu."

"Sedangkan lemak trans berasal dari makanan yang di goreng atau makanan kemasan."

Baca juga: Apa Perbedaan Stunting dengan Gizi Buruk? Begini Jawaban Ahli Gizi

Halaman
12
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved