TRIBUNHEALTH.COM - drg R. Ngt. Anastasia Ririen mengingatkan terjadinya rampan karies pada orang dewasa.
Hal itu ia sampaikan dalam program Sapa Dokter yang tayang live di YouTube TribunnewsBogor pada 26 Maret 2021.
drg Anastasia menyebut rampan karies bisa terjadi pada orang dewasa karena tidak menjaga kebersihan gigi.
"Terjadi pada orang dewasa terkait kebiasaan tidak membersihkan rongga mulutnya dalam waktu yang sangat lama."
"Padahal sisa makanan menumpuk di permukaan giginya."
Pada akhirnya, hal itu akan mengakibatkan gigi mengalami penghancuran yang cepat.
Baca juga: Sederet Alasan Pentingnya Gigi Palsu, Menjaga Bentuk Wajah hingga Menghindari Masalah pada Gigi Lain
Baca juga: Dokter Gigi Jelaskan Halitofobia, Merasa Bau Mulut meski Sebenarnya Tak Punya Masalah Apa-apa

"Tetapi yang umum terjadi memang pada anak-anak," tandasnya.
Pada anak, biasanya rampan karies terjadi karena ASI atau susu formula.
Komposisi susu bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri pemicu karies.
Karenanya, drg Anastasia menegaskan pentingnya pembilasan ketika anak selesai menyusu.
"Itu upaya untuk melatih si kecil, agar keasaman rongga mulutnya netral."
"Kalau air susu menggenang lama di mulutnya, terjadi pengasaman."
"Nah kondisi asam itu tadi memicu kejadian karies. Itulah mengapa perlu dibilas," tegas drg Anastasia.

Baca juga: Punya Kulit yang Lebih Sensitif, Apakah Ada Cara Khusus untuk Bayi ketika Berjemur?
Baca juga: Mengenal Third-Hand Smoke, Residu Rokok yang 20 Kali Lebih Berbahaya pada Bayi
Dengan demikian, anak akan terbiasa dengan rongga mulut yang keasamannya netral.
Dalam kesempatan tersebut, drg Anastasia sebelumnya menjelaskan gigi susu anak secara anatomi mirip dengan gigi dewasa.
Yang menjadi pembeda adalah struktur material pembentuknya.
"Nah, gigi anak-anak material lapisan terluarnya itu berbeda."
"Grade kerapatannya berbeda," tandasnya.
Itu sebabnya ketika terjadi pelunakan terhadap lapisan enamel gigi, proses perusakan akan berlangsung cepat.
Pasalnya, gigi susu tidak lebih rapat dibanding gigi pada orang dewasa.
"Itulah mengapa kejadian rampan karies sedemikian cepat menimpa atau dialami oleh anak-anak."

"Nah biasanya itu dialami pada usia anak-anak hingga usia pergantian gigi," jelasnya.
Pada kondisi tertentu, bahkan karies tak hanya terjadi pada rahang atas saja, melainkan juga rahang bawahnya.
"Nah proses karies tadi itu bisa dicegah."
Pertama, drg Anastasia menjelaskan soal pembersihan gigi.
"Pembersihan itu dimulai sejak gigi mulai erupsi."
"Nah erupsi biasanya dimulai pada usia 6 bulan pada umumnya."
Kendati demikian, pembiasaan pembersihan rongga mulut bayi idealnya sudah dilakukan ketika bayi lahir.
Baca artikel lain seputar kesehatan gigi dan mulut di sini.
(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)