Breaking News:

Penyebab Penyakit Jantung pada Anak Muda, Makin Sering Terjadi karena Faktor Gaya Hidup Berikut

Kurang aktivitas fisik, tingkat sress yang tinggi, serta hal berikut dapat menyebabkan penyakit jantung

Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Ahmad Nur Rosikin
freepik.com
ilustrasi - Penyakit jantung yang menyerang anak muda, kenali sederet penyebabnya 

TRIBUNHEALTH.COM - Penyakit jantung merupakan penyakit yang awalnya dikaitkan dengan orang yang sudah berumur.

Namun makin ke sini, penyakit jantung juga makin sering terjadi pada kalangan anak muda.

Penyakit ini menjadi semakin umum terjadi pada individu di bawah usia 40 tahun.

Meningkatnya kasus penyakit jantung di kalangan anak muda tidak lepas dari perilaku dan gaya hidup tertentu, misalnya konsumsi alkohol, pola makan yang buruk, dan tidak banyak bergerak.

Sejumlah penyakit tertentu juga dapat mendorong terjadinya penyakit jantung, katakanlah tekanan darah tinggi, kadar gula darah tidak stabil, dan berkembangnya obesitas.

Faktor utama penyebab masalah kesehatan jantung

Ilustrasi tak menjaga pola makan
Ilustrasi tak menjaga pola makan (lifestyle.kompas.com)

1. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan pilihan pola makan

Melansir kanal kesehatan Times of India, penyebab utama masalah jantung pada individu muda adalah kurangnya aktivitas fisik dan penerapan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

Di luar pengaruh genetika, pilihan kita sehari-hari juga berperan besar dalam memengaruhi kesehatan jantung kita.

Misalnya gaya hidup para pekerja yang lebih banyak duduk dan kurang berolahraga.

2 dari 3 halaman

Belum lagi hal ini biasanya ditambah dengan pola makan yang buruk.

“Ditambah dengan pola makan yang mungkin banyak mengonsumsi makanan olahan dan rendah nilai gizinya, gaya hidup ini dapat menciptakan badai besar bagi masalah jantung di kalangan populasi muda," kata Dr Aparna Bhanushali.

"Setiap individu harus menyadari konsekuensi dari rutinitas mereka yang tidak banyak bergerak dan memprioritaskan aktivitas fisik, menerapkan pilihan pola makan seimbang, dan kesehatan jantung untuk melawan tren ini secara efektif.”

Baca juga: 4 Buah yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Bisa Picu Lonjakan Gula Darah

2. Stres

ilustrasi stres pada remaja
ilustrasi stres pada remaja (cewekbanget.grid.id)

Stres merupakan faktor berikutnya dalam masalah kesehatan jantung.

Stres sering kali dipicu oleh meningkatnya beban kerja dan cepatnya laju kehidupan kontemporer.

Stres yang meningkat ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan, jika tidak dikelola, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung kronis dalam jangka panjang.

Untuk mengelolanya, penting untuk memasukkan meditasi dan olahraga ke dalam rutinitas harian Anda guna mengelola stres kronis, yang dapat menjadi langkah cerdas menuju kesehatan jantung dan kesejahteraan mental.

Baca juga: Mendengarkan Musik Dapat Bantu Menghilangkan Stres, Begini Faktanya

3. Riwayat keluarga/ kecenderungan genetik

Faktor genetik berperan penting dalam membuat orang muda lebih rentan terhadap penyakit jantung.

3 dari 3 halaman

Meskipun kita tidak dapat mengubah genetika kita, kita dapat mengubah lingkungan yang berinteraksi dengan gen kita untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Peran deteksi dini dan diagnosis

ilustrasi seseorang yang mengalami masalah pada jantung
ilustrasi seseorang yang mengalami masalah pada jantung (grid.id)

Deteksi dan diagnosis dini memainkan peran penting dalam memastikan kesehatan jantung.

Mengidentifikasi faktor risiko, memantau tekanan darah, kadar kolesterol, dan memahami gen Anda secara tepat waktu dapat membantu dalam tindakan pencegahan dan intervensi medis, jika diperlukan.

Mendiagnosis masalah kesehatan jantung pada tahap awal memungkinkan pengobatan yang lebih efektif dan penyesuaian gaya hidup yang secara signifikan dapat mengurangi risiko penyakit jantung kronis dan membantu menjalani hidup sehat.

Individu juga dapat terus memeriksa tanda-tanda peringatan dini, seperti rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, atau detak jantung tidak teratur, untuk mengambil langkah proaktif dalam mempertahankan gaya hidup sehat jantung, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

(TribunHealth.com)

Selanjutnya
Tags:
Penyakit Jantunganak mudagaya hidupFaktor Genetikaktivitas fisik Dhawank Delvi
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved