Breaking News:

Berikut Ini Sederet Penyebab Hidung Meler, Tak Hanya Pilek Saja

Hidung meler dapat disebabkan oleh alergi terhadap sesuatu, karena infeksi virus atau bakteri

Pexels
Ilustrasi hidung meler 

TRIBUNHEALTH.COM - Hidung meler sebenarnya merupakan cara tubuh menyingkirkan kuman yang mungkin mengiritasi.

Hidung menghasilkan lendir bening, yang bisa berubah menjadi kuning atau hijau setelah beberapa hari.

Dalam literatur medis, para profesional menyebut hidung meler sebagai rinorea.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Situs medis Medical News Today (MNT) menyebut, hidung meler dapat disebabkan oleh alergi terhadap sesuatu, karena infeksi virus atau bakteri, atau sebagai akibat dari faktor lingkungan seperti suhu.

Dilansir TribunHealth.com dari MNT, berikut ini sederet penyebab hidung meler.

Alergi

Ilustrasi - reaksi alergi
Ilustrasi - reaksi alergi (Pexels)

Menurut Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), alergi terjadi karena sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi terhadap zat tertentu, atau alergen.

Beberapa alergen yang umum termasuk serbuk sari, bulu binatang, dan debu.

Reaksi ini dapat menyebabkan beberapa gejala berkembang, termasuk pilek, bersin, mata gatal, tenggorokan gatal, atau batuk.

Menurut National Institutes of Health (NIH), pilihan pengobatan untuk alergi termasuk menggunakan:

  • antihistamin
  • dekongestan
  • steroid hidung

Baca juga: 5 Fakta Gatal pada Anak Akibat Ulat Bulu, Manfaatkan Selotip untuk Bersihkan Bulu yang Menempel

Antihistamin bekerja dengan cara memblokir reseptor di tubuh seseorang yang menyebabkan peradangan.

Menurut sebuah artikel di jurnal Advances in Dermatology and Allergology, seseorang dapat mengonsumsi antihistamin generasi kedua hingga empat kali di atas dosis yang disarankan jika dosis yang disarankan tidak membantu setelah jangka waktu tertentu.

Menurut AAFA, dekongestan bekerja dengan mengurangi pembengkakan di hidung yang menyebabkan hidung tersumbat.

Steroid hidung juga mengurangi pembengkakan di hidung seseorang, tetapi mereka melakukannya dengan mekanisme yang berbeda.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun.

Baca juga: 5 Penyebab Munculnya Sensasi Terbakar pada Hidung, Termasuk Rhinitis dan Covid-19

Pilek

ilustrasi seseorang yang mengalami pilek
ilustrasi seseorang yang mengalami pilek (lifestylekompas.com)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), banyak virus dapat menyebabkan flu biasa, meskipun yang paling umum adalah rhinovirus.

Pilek dapat menyebabkan seseorang mengalami hidung meler.

Gejala pilek lainnya dapat meliputi:

  • bersin
  • hidung tersumbat, atau tersumbat
  • sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • pegal-pegal

Baca juga: 3 Mitos Seputar Suplemen Vitamin, Benarkah Vitamin C Bisa Cegah Pilek?

Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved