Breaking News:

Sering Buang Air Kecil saat Hamil? Berikut Ini 4 Tips yang Bisa Dicoba, Jangan Kurangi Asupan Cairan

Sering buang air kecil sering dimulai pada awal kehamilan dan terkadang berlanjut hingga bayi lahir

bangka.tribunnews.com
ilustrasi sering buang air saat hamil 

TRIBUNHEALTH.COM - Ibu hamil mungkin mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang meningkat selama kehamilan.

Namun, situs resmi layanan kesehatan Inggris, NHS, menyebut peningkatan frekuensi buang air kecil selama kehamilan termasuk normal terjadi.

Sering buang air kecil sering dimulai pada awal kehamilan dan terkadang berlanjut hingga bayi lahir.

Terkait hal ini, NHS memiliki sejumlah tips.

1. Kosongkan kandung kemih sepenuhnya

Ilustrasi sembelit dan rutinitas ke toilet
Ilustrasi sembelit dan rutinitas ke toilet (Pixabay)

Pertama, ibu hamil mungkin merasa terbantu untuk bergoyang ke belakang dan ke depan saat berada di toilet.

Langkah ini mengurangi tekanan rahim pada kandung kemih sehingga bisa mengeluarkan urine sepenuhnya.

Hal senada juga disampaikan situs medis whattoexpect.com.

Whattoexpect.com menyarankan agar mencondongkan tubuh ke depan saat buang air kecil.

Baca juga: Aliran Buang Air Kecil Tidak Lancar Menandakan Batu Saluran Kemih? Begini Ulasan dr. Rizki Sp.U

2. Jangan kurangi asupan cairan

Manfaat minum air putih untuk ibu hamil
Manfaat minum air putih untuk ibu hamil (Pexels)
2 dari 3 halaman

Jangan mengurangi cairan karena berpikir itu akan membuat makin sering buang air kecil.

Mengurangi cairan justru berbahaya.

Tubuh dan bayi membutuhkan pasokan cairan yang stabil selama kehamilan.

Ditambah lagi, dehidrasi dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

Baca juga: 4 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Ibu Hamil, Termasuk Pisang dan Susu Rendah Lemak

3. Hindari kafein dan minum sebelum tidur

Ilustrasi - terlalu banyak konsumsi kafein dalam kopi
Ilustrasi - terlalu banyak konsumsi kafein dalam kopi (Pexels)

Selain mengosongkan kandung kemih sepenuhnya setiap kali pergi ke kamar mandi,penting untuk menghindari asupan diuretik seperti kafein.

Kafein akan membuat Anda harus buang air kecil lebih sering.

Selain itu, jika Anda harus sering bangun untuk ke kamar mandi di malam hari, cobalah membatasi cairan tepat sebelum tidur.

Baca juga: Tak Semua Jenis Teh Boleh Dikonsumsi Anak, Kandungan Kafeinnya Bisa Berdampak Buruk

4. Segera ke dokter jika disertai gejala lain

Konsultasi dokter saat hamil
Konsultasi dokter saat hamil (Pexels)

Jika merasa sakit saat buang air kecil atau mengeluarkan darah saat buang air kecil, ibu hamil mungkin mengalami infeksi urin, yang memerlukan perawatan.

3 dari 3 halaman

Jika hal ini terjadi, NHS menyarankan untuk minum banyak air untuk mengencerkan kencing dan mengurangi rasa sakit.

Pastikan untuk menghubungi dokter dalam waktu 24 jam setelah melihat gejala-gejala ini. 

Jangan minum obat apa pun tanpa bertanya kepada bidan, dokter, atau apoteker apakah aman untuk kehamilan.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved