Breaking News:

Tak Semua Jenis Teh Boleh Dikonsumsi Anak, Kandungan Kafeinnya Bisa Berdampak Buruk

Kafein merupakan stimulan yang tidak direkomendasikan dalam jumlah berapa pun untuk anak di bawah usia 12 tahun

Freepik.com
Ilustrasi teh tak bisa sembarangan dikonsumsi anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Teh memiliki banyak manfaat untuk orang dewasa, tetapi apakah aman untuk diminum anak-anak?

Apakah ada manfaat kesehatan dari minum teh untuk anak-anak?

Ada beberapa hal yang harus orangtua pertimbangkan sebelum memberikan teh kepada anak.

Beberapa teh dianggap aman untuk anak-anak karena bermanfaat bagi kesehatan mereka dan meredakan gejala tertentu, namun ada juga yang tidak baik untuk mereka.

Waspadai kandungan kafein dalam teh

Ilustrasi - amankah teh dikonsumsi selama kehamilan?
Ilustrasi - amankah teh dikonsumsi selama kehamilan? (Pixabay)

Ada begitu banyak jenis teh yang berbeda.

Saat mempertimbangkan jenis teh yang akan diberikan kepada balita, situs medis Healthline menyarankan untuk melihat daftar bahannya.

Banyak teh yang mengandung kafein, terutama varietas daun hitam dan hijau. 

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Diwaspadai di Balik Manfaat Teh Hijau, Orang Sakit Jantung Perlu Batasi Konsumsi

Kafein merupakan stimulan yang tidak direkomendasikan dalam jumlah berapa pun untuk anak di bawah usia 12 tahun.

Kafein dapat memiliki beberapa konsekuensi, mulai dari kesulitan tidur dan gugup, hingga masalah dengan peningkatan produksi urin dan penurunan kadar natrium/kalium.

2 dari 3 halaman

Dampak kafein pada anak

ilustrasi dampak kafein pada anak
ilustrasi dampak kafein pada anak (tribunnews.com)

Penjelasan senada disampaikan situs medis WebMD.

Situs tersebut menulis dampak kafein pada anak antara lain:

  • kegugupan
  • sakit perut dan muntah
  • sakit kepala
  • kesulitan berkonsentrasi
  • susah tidur
  • detak jantung lebih cepat
  • tekanan darah tinggi

Baca juga: 4 Fakta Konsumsi Teh selama Kehamilan, Bisa Bahayakan Janin jika Minum Terlalu Banyak

Kafein pada teh juga bisa membuat dehidrasi karena sifatnya yang diuretik.

Berbeda, teh herbal terbuat dari daun, akar, dan biji tanaman, sebagaimana dilansir Healthline.

Mereka biasanya tidak mengandung kafein.

Teh herbal bisa jadi pilihan

Ilustrasi - beberapa teh herbal aman dikonsumsi anak
Ilustrasi - beberapa teh herbal aman dikonsumsi anak (Pixabay)

Orangtua dapat membeli teh ini baik versi original, ataupun versi teh celup.

Teh yang dikantongi (celup) sering kali mengandung lebih dari satu jenis ramuan, itulah sebabnya penting untuk melihat lebih dekat daftar bahannya.

Baca juga: Dibuat dari Teh Hijau, Matcha Punya Sederet Manfaat untuk Kesehatan, Bantu Jaga Kesehatan Jantung

Beberapa herbal, seperti chamomile, telah dianggap aman untuk bayi dan anak kecil.

3 dari 3 halaman

Sementara beberapa jenis lain seperti semanggi merah, justru berbahaya atau masih ada di area abu-abu.

Waspada adanya alergi

ilustrasi seroang anak yang mengalami alergi
ilustrasi seroang anak yang mengalami alergi (health.kompas.com)

Alergi adalah kekhawatiran berikutnya.

Beberapa orang, termasuk anak-anak, mungkin alergi terhadap herbal dalam teh.

Tanda-tanda reaksi alergi termasuk kesulitan bernapas dan pembengkakan tenggorokan, bibir, lidah, dan wajah.

Baca juga: Mencium Aroma Terapi hingga Minum Teh Herbal Dapat Membantu Atasi Kecemasan

Jika orangtua mencurigai kemungkinan reaksi alergi atau memiliki masalah lain di area ini, hubungi penyedia layanan kesehatan segera.

Baca berita tentang kesehatan umum lainnya di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved