Breaking News:

Seorang Pria Kehilangan Imajinasi setelah Terpapar Covid-19, Alami Kondisi yang Disebut Aphantasia

Luke McKay melaporkan tidak bisa berimajinasi dan bermimpi setelah terpapar Covid-19

Pexels
Ilustrasi - Kehilangan imajinasi setelah terpapar Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Seorang seniman ilsutrator melaporkan telah kehilangan imajinasinya setelah terpapar virus corona.

Dalam kondisi medis, hal ini disebut aphantasia.

Selain itu, dia juga menyebut tidak pernah mendapatkan mimpi sejak dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir TribunHealth.com dari Insider.com, berikut ini kondisi yang dialami Luke McKay, yang melaporkan kehilangan imajinasinya pasca terpapar Covid-19.

Kronologi

Luke McKay telah melakukan segala kemungkinan untuk menghindari infeksi Covid-19.

Pada bulan Mei, dia akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Skotlandia yang telah dia tunda selama lebih dari dua tahun.

Meskipun menggunakan masker di depan umum selama perjalanannya, ia dinyatakan positif terkena virus pada hari ia dijadwalkan untuk terbang pulang.

McKay berada di kamar hotel, mengasingkan diri selama dua minggu sambil menunggu demam dan gejala lainnya mereda.

Menginap di hotel itu membebani keuangan McKay secara tak terduga.

Sekembalinya ke Amerika Serikat, dia harus kembali bekerja sebelum dia merasa telah pulih.

Tetapi ketika dia duduk untuk menggambar, McKay, seorang ilustrator di Seattle, melihat gejala baru yang aneh: "Saya tidak dapat memvisualisasikan gambar."

Ilustrasi kenaikan kasus Covid-19
Ilustrasi kenaikan kasus Covid-19 (nasional.kompas.com)

McKay juga mengatakan bahwa sekitar waktu ini dia memperhatikan bahwa monolog batinnya — suara pribadi yang menceritakan pikiran yang kita miliki sepanjang hari — telah hilang.

Selain itu, meskipun dia biasanya dapat mengingat mimpi yang jelas sepanjang malam, dia menyadari bahwa dia tidak dapat lagi mengingat pernah bermimpi sama sekali.

Tiga bulan setelah dia diizinkan pulang, gejala kognitif McKay tetap ada.

"Di mana biasanya saya bisa menggambar mobil dari gambaran mental (imajinasi), sekarang saya perlu memiliki gambar mobil di layar di sebelah saya untuk referensi saat saya menggambar," kata McKay.

Baca juga: Ahli Paparkan Gejala Khas Covid-19 Varian Omicron BA.5, Bikin Berkeringat saat Malam Hari

"Saya tidak pernah perlu menggunakan gambar referensi begitu banyak untuk melakukan pekerjaan saya sebagai seniman seperti yang saya lakukan sekarang."

Sebelum berkarir sebagai seniman, McKay bekerja sebagai perawat selama 10 tahun.

Dari pengalamannya di bidang ini, dia mengetahui istilah medis untuk menggambarkan apa yang dia rasakan, yakni aphantasia, alias kurangnya citra mental.

Kondisinya adalah bagian dari daftar gejala kognitif dan gangguan neurologis yang berkembang terkait dengan Covid-19.

Baca juga: Prof. Wiku Adisasmito Tegaskan Jika Covid-19 Masih Ada dan Masih Menjadi Ancaman di Dunia

Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved