Breaking News:

Tak Hanya Melindungi Diri Sendiri, Melakukan Vaksinasi Covid-19 Juga Melindungi Orang Lain

Pandemi yang mulai melandai bukan berarti tidak perlu melakukan vaksinasi Covid-19. Dilakukan vaksinasi bertujuan mengurangi gejala beratnya.

tribunnews.com
ilustrasi dokter yang akan melakukan vaksinasi covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Vaksinasi covid-19 tergolong sangat penting karena tidak semua orang bisa mendapatkan vaksinasi.

Golongan dewasa muda yang tidak memiliki penyakit dan sudah divaksin, berarti kita melindungi orang lain yang tidak bisa divaksin seperti anak-anak atau orang lain dengan komorbid.

Komorbid ialah penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, dan orang-orang dengan penyakit imuno defisiensi seperti HIV dan lain sebagainya.

Dengan sudahnya divaskin, maka akan menciptakan herd immunity yang tidak hanya membantu diri kita sendiri tetapi juga bisa membantu orang lain yang belum bisa divaksinasi.

Perlu diingingatkan kembali meskipun sudah divaksinasi bukan berarti kebal terhadap virus corona.

ilustrasi dokter yang akan melakukan vaksinasi covid-19
ilustrasi dokter yang akan melakukan vaksinasi covid-19 (tribunnews.com)

Baca juga: Begini Aturan Diet Aman untuk Pencernaan yang Dijelaskan oleh Dokter Spesialis

Padahal bukan berarti sudah divaksin akan kebal virus, tetapi masih saja bisa terinfeksi namun gejalanya tergolong ringan.

Sebenarnya banyak anggapan bahwa saat sudah divaksin berarti kebal dengan virus corona, padahal meskipun sudah divaksin bukan berarti kebal dan masih bisa saja terinfeksi virus covid-19.

dr. Evi Novitasari menyampaikan bahwa tidak ada vaksin satu pun yang menjamin kita kebal 100% terhadap virus corona.

Tetapi yang jelas dengan segala riset, penelitian, bahwa vaksin ini menurunkan angka gejala berat.

Contohnya seseorang dinyatakan positif covid-19, karena sudah divaksin kemudian terpapar covid-19, tidak mengalami gejala yang berarti hanya demam, tidak mengalami sesak, tidak mengalami penurunan saturasi dan tidak mengalami batuk bahkan tidak mengalami anosmia atau hilang penciuman.

Baca juga: BAB Dibantu Obat Pencahar Terus Menerus, Bolehkah? Ini Tanggapan dr. Kaka Renaldi, Sp.PD, KGEH.

Dilakukannya vaksinasi covid-19 memang akan menurunkan jumlah angka gejala berat dan menurunkan angka kematian.

Apabila di dalam satu keluarga terdapat orangtua, dan sudah mendapatkan vaksinasi setidaknya bisa melindungi anggota keluarga.

dr. Evi Novitasari menyampaikan, seseorang yang sudah memasuki usia tua tentu memiliki metabolisme yang berbeda.

Apalagi orangtua yang memiliki komorbid ataupun yang sudah mengalami pengapuran, osteoporosis terkadang tidak bisa dilakukan vaksinasi.

Dengan kita sudah divaksin, maka tubuh sudah memiliki sel memori sehingga lebih kebal walaupun tidak 100% terhadap infeksi virus corona.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Jabar bersama dengan dr. Evi Novitasari,MM. Rabu (29/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved