Breaking News:

Demam Dengue Berbeda dengan Demam Berdarah, Begini Kata dr. Deborah Johana Rattu, MH.Kes., MKM

Kita harus mewaspadai dengue, bahkan terjadi peningkatan kasus setiap tahunnya. Suhu, kelembaban, dan curha hujan akan sangat berpengaruh.

bali.tribunnews.com
nyamuk pembawa virus dengue 

TRIBUNHEALTH.COM - Perlu diketahui bahwa kasus dengue semakin lama semakin meningkat.

Di negara Indonesia, dengue merupakan endemis yang selalu ada setiap tahun bersamaan dengan pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Kita harus tetap waspada pada dengue karena memang selalu ada setiap tahunnya.

Suhu, kelembaban, dan curah hujan akan sangat mempengaruhi.

Saat ini sudah memasuki musim penghujan dan terkadang cuaca di siang hari terasa panas sehingga terkadaang terdapat penumpukan-penumpukan air.

Diketahui bahwa nyamuk lebih menyukai bersarang di air bersih, sehingga kita harus memperhatikan tempat-tempat cekungan yang kemungkinan terisi air dan menjadi sarang nyamuk.

nyamuk pembawa virus dengue
nyamuk pembawa virus dengue (bali.tribunnews.com)

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Anak yag Mengalami ADHD, Berikut Penjelasan Psikolog Klinis Anak

Dengue berbeda dengan demam berdarah.

Degue merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue dan terdiri dari empat jenis serotipe, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4.

Penyakit dengue ini ditularkan oleh nyamuk betina atau Aedes albopictus.

dr. Debora menyampaikan bahwa demam berdarah merupakan bagian dari dengue.

2 dari 3 halaman

Seseorang yang terkena dengue akan menunjukkan respon atau reaksi tubuh yang berbeda-beda.

Sehingga 1 : 4 yang terkena dengue akan menimbulkan gejala demam berdarah tinggi.

Baca juga: Latihan Apa yang Harus Dilakukan oleh Pasien Stroke Ringan? Begini Kata dr. Nilla Mayasari, Sp.KFR-K

Apabila dari 4 orang terkena dengue, 1 di antaranya akan menunjukkan gejala demam berdarah.

dr. Debora menyampaikan bahwa dari 20 pasien demam berdarah, 1 di antaranya akan menunjukkan gejala yang cukup berat.

Semua infeksi tergantung dari daya tahan tubuh seseorang.

Uniknya penyakit dengue mengganggu hemodinamika atau cairan di dalam tubuh kita karena terjadi kebocoran-kebocoran yang menyebabkan seseorang dari keadaan yang baik tiba-tiba memburuk.

Dengue dapat menimbulkan kematian karena hemodinamika cairan yang tidak baik sehingga banyak terjadi kebocoran-kebocoran didalam pembuluh darah.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengetahui Anak Mengalami Disleksia Akibat Genetik? Begini Kata Dokter

Klasifikasi dengue menurut WHO saat ini didefinisikan menjadi dua yaitu warning sign dengan tanda-tanda yang harus diperhatikan, tanpa warning sign dan silver gejala berat.

Seseorang yang mengalami demam berdarah sudah mengalami tanda-tanda seperti bintik-bintik merah pada kulit, pendarahan pada mukosa, ketika menyikat gigi mimisan, bahkan menstruasi sebelum tanggalnya dan tidak berhenti.

dr. Debora menyampaikan bahwa banyak gejala yang menimbulkan manifestasi pendarahan.

3 dari 3 halaman

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Jabar Video bersama dengan dr. Deborah Johana Rattu, MH.Kes., MKM. Rabu (1/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved