Breaking News:

3 Tips Redakan Serangan Migrain, Hindari Makanan Pemicu hingga Coba Terapi Akupuntur

Banyak makanan dan minuman yang perlu dihindari karena bisa menjadi pemicu migrain

lifestyle.kompas.com
Ilustrasi terapi akupuntur 

TRIBUNHEALTH.COM - Serangan migrain dapat mengakibatkan nyeri berdebar, mual, dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.

Untuk menghilangkan atau mengurangi rasa sakit yang timbul, ada beberapa cara alami yang bisa dicoba.

Healthline menyebut, cara yang dimaksud termasuk menghindari makanan tertentu hingga akupuntur.

Dilansir TribunHealth.com dari Healthline, Jumat (1/4/2022), berikut ini adalah uraiannya.

Hindari makanan tertentu

Ilustrasi sakit kepala migrain
Ilustrasi sakit kepala migrain (Pixabay)

Diet memainkan peran penting dalam mencegah serangan migrain.

Banyak makanan dan minuman yang bisa menjadi pemicu migrain, seperti:

  • makanan dengan nitrat, termasuk hot dog, daging deli, bacon, dan sosis
    cokelat
  • keju yang mengandung senyawa alami tiramin, seperti biru, feta, cheddar, Parmesan, dan Swiss
  • alkohol, terutama anggur merah
  • makanan yang mengandung monosodium glutamat (MSG), penambah rasa
  • makanan yang sangat dingin, seperti es krim atau minuman es
  • makanan yang diproses
  • makanan acar
  • kacang polong
  • buah kering
  • produk susu berbudaya, seperti buttermilk, krim asam, dan yogurt.

Baca juga: Pergantian Musim Bisa Sebabkan Tak Enak Badan, Mulai Sakit Kepala hingga Hidung Tersumbat

Sejumlah kecil kafein dapat meredakan nyeri migrain pada beberapa orang.

Kafein juga ada dalam beberapa obat migrain.

Tetapi terlalu banyak kafein justru dapat menyebabkan serangan migrain.

2 dari 3 halaman

Untuk mengetahui makanan dan minuman mana yang memicu serangan migrain, buatlah jurnal makanan harian.

Catat semua yang dimakan dan apa yang terjadi setelahnya, apakah mengalami serangan migrain atau tidak.

Oleskan minyak lavender

ilustrasi sakit kepala migrain
ilustrasi sakit kepala migrain (Kompas.com)

Baca juga: Migrain Terdiri dari Beragam Jenis, Ada yang Terkait dengan Siklus Menstruasi

Baca juga: Tips Hindari Migrain atau Sakit Kepala Sebelah, Tetap Terhidrasi dan Tingkatkan Kualitas Tidur

Menghirup minyak esensial lavender dapat meredakan nyeri migrain.

Minyak lavender dapat dihirup langsung atau dioleskan dalam jumlah kecil ke pelipis.

Sebuah studi terkontrol acak tahun 2016 menemukan bukti bahwa 3 bulan terapi lavender sebagai terapi profilaksis, yang berarti diminum sebelum serangan migrain dimulai, mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan serangan migrain.

Namun, penelitian masih terbatas.

Cobalah akupunktur

Ilustrasi terapi akupuntur
Ilustrasi terapi akupuntur (health.kompas.com)

Baca juga: Tips Mengontrol Kadar Gula selain Penggunaan Obat, Dokter: Berjemur, Terapi Akupuntur dan Bekam

Akupunktur melibatkan penyuntikan jarum yang sangat tipis ke bagian-bagian tertentu dari kulit untuk merangsang bantuan dari berbagai kondisi kesehatan.

Sebuah studi terkontrol acak tahun 2020 menemukan bahwa 20 sesi akupunktur manual bersama dengan perawatan biasa lebih efektif dalam mencegah migrain pada orang dengan riwayat migrain episodik tanpa aura daripada akupunktur palsu bersama dengan perawatan biasa.

3 dari 3 halaman

Akupunktur palsu adalah perawatan di mana jarum tidak dimasukkan terlalu dalam.

Sebuah tinjauan tahun 2016 dari 22 studi juga menemukan bukti moderat bahwa akupunktur dapat mengurangi gejala sakit kepala.

Dalam ringkasan hasil, penulis menjelaskan bahwa jika orang mengalami migrain selama 6 hari per bulan sebelum pengobatan, diharapkan mereka akan mengalami:

  • 5 hari dengan perawatan biasa
  • 4 hari dengan akupunktur palsu atau obat profilaksis
  • 3 1/2 hari dengan akupunktur asli.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved