Breaking News:

dr. Mustopa Sp.PD : Sleep Apnea yang Sudah Terlalu Berat Bisa Dilakukan Tindakan Operasi

Sleep apnea ialah permasalahan tidur, yakni seseorang akan mengalami henti nafas untuk sementara. Penderita sleep apnea tidak menyadari tanda-tandanya

freepik.com
ilustrasi seseorang yang mengalami sleep apnea 

TRIBUNHEALTH.COM - Tanpa disadari seseorang pernah mengalami sleep apnea ketika tidur.

Seseorang yang mengalami sleep apnea akan mengalami keluhan ngorok ketika tidur dan merasa ngantuk meskipun tertidur lama.

Namun, penderita sleep apnea tidak menyadari gejala yang dialami tersebut.

Gejala akan disadari oleh seseorang yang tidur dengan penderita sleep apnea.

Beberapa tanda-tanda seseorang mengalami sleep apnea adalah:

- Pasien sering terbangun saat tidur karena saat malam hari terasa tercekik

- Mengorok

- Berhenti napas selama beberapa kali saat tidur

ilustrasi seseorang yang mengalami sleep apnea
ilustrasi seseorang yang mengalami sleep apnea (freepik.com)

Baca juga: Waspada, Kurangnya Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks bisa Menyebabkan Kematian

- Susah tidur

- Sering pusing saat bangun tidur

2 dari 4 halaman

- Sering mengantuk terutama saat siang

- Susah untuk konsentrasi dan sering memgalami perubahan mood

Beberapa faktor resiko sleep apnea antaralain:

- Pada orang merokok dan alkoholik

- Usia 40 tahun lebih

- Memiliki amandel besar dan lidah besar

- Hambatan pada hidung bisa karena hidung yang bengkok

- Laki-laki lebih sering dibanding perempuan

Baca juga: Bagaimana Ciri-ciri Kelainan Refraksi pada Mata? Begini Penjelasan dr. Rani Himayani Sp.M

Jika sleep apnea masih ringan, pengobatan dapat ditangani sendiri misal dengan merubah posisi tidur, hindari alkohol dan rokok, mengurangi berat badan.

Jika sudah berat, biasanya butuh penanganan medis dengan alat-alat khusus dari medis seperti terapi alat dengan CPAP (continuous positive airway pressure) yang berfungsi mencegah tenggorokan, menutup dan mengurangi gejala yang muncul.

3 dari 4 halaman

Ada lagi yang lain seperti BPAP( bilevel positive airway pressure), MAD( mandibular advancement device).

Apakah sleep apnea yang sudah cukup berat akan sembuh dengan terapi saja?

Berikut adalah penjelasan dr. Mustopa Sp.PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam.

Ia merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam.

Baca juga: Beragam Faktor Risiko Sebabkan OCD, Mulai Psikologis hingga Pola Asuh, Simak Penjelasan Dokter

Saat ini, dr. Mustopa Sp.PD sedang menjalankan praktek di dua rumah sakit (RS).

Diantaranya yaitu:

- RS Nirmala Suri Sukoharjo

- RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo

Sebelum berprofesi sebagai seorang dokter, dirinya sempat mengenyam berbagai jenjang pendidikan.

Berikut riwayat pendidikan yang telah ditempuh:

4 dari 4 halaman

- SD Al-Islam Jamsaren Surakarta

- SMP Negeri 4 Surakarta

- SMA Negeri 1 Surakarta

- S1 dokter di Fakultas Kedokteran UNS

- S2 pendidikan dokter spesialis penyakit dalam di Fakultas Kedokteran UNS

Baca juga: Ada Berbagai Teknik Menyikat Gigi, Pakar Tegaskan Tak Ada Satu Teknik yang Benar-benar Optimal

Profil lengkap dr. Mustopa Sp.PD bisa dilihat disini

Pertanyaan:

Apakah sleep apnea yang sudah cukup berat akan sembuh dengan terapi saja?

Anggra, Solo

dr. Mustopa Sp.PD menjawab:

Bisa juga sampai operasi jika memang nanti dinilai dari dokter sudah berat untuk sleep apnea nya.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved